Kronologi 12 Penambang Emas Perempuan di Madina Tewas Teritimbun Longsor

29 April 2022 5:20
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Kronologi 12 Penambang Emas Perempuan di Madina Tewas Teritimbun Longsor (5025)
zoom-in-whitePerbesar
Rumah duka korban tertimbun longsor tambang emas di Madina. Foto: BPBD Madina
ADVERTISEMENT
Nasib tragis dialami 12 penambang emas perempuan tradisional di Desa Bandar Limabung, Kecamatan lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Mereka tewas tertimbun longsor saat mencari emas pada Kamis (29/4).
ADVERTISEMENT
Kabid Kedaruratan BPBD Madina Habib Lubis mengatakan, korban tewas bernama Neli Sipahutar (55), Kana (40) Nurhayati (49), Lesma Suriani (36), Nurliana Hasibuan (38), Irma Pane (39), Sarifah Nasution (51), Amna Pulungan (36) , Nur Ainun Pane (42), Nur Jaya Sari Pulungan (35), Nur Afni Lubis (37) dan Nur Lina Batubara (45).
Dari kejadian itu 2 korban selamat, mereka yakni Nirwansyah Lubis (20) dan Sapridah Lubis (46)
Berikut kronologi kejadian berdasarkan data dari BPBD Madina.

Kamis (29/4) Pukul 15.00 WIB

Korban selamat, Nirwansyah Lubis dan korban lainnya tiba di lokasi kejadian untuk meleles atau mencari butiran emas di lokasi kejadian.

Pukul 15.30

Para korban mulai memasuki lokasi tambang dan melakukan pengambilan material berupa bebatuan kecil dan pasir yang mengandung butiran emas, dengan menggunakan tumbilang, ember dan dulung.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Tak lama kemudian terjadi longsor pada bagian tebing lobang dompengan, sehingga menimbun seluruh orang yang berada di sana,”ujar Habib kepada Kumparan, Jumat (29/4)
Dengan peralatan seadanya masyarakat sekitar mencoba membantu korban.

Pukul 17.30

Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban. Namun akibat dari insiden ini 12 penambang dilaporkan tewas sedangkan 2 orang lainnya selamat.
“Seluruh korban yang berhasil dievakuasi telah dibawa ke rumah masing-masing,”ujar Habib

Jumat (29/4) Pukul 02.00

Rombongan Bupati Madina M. Jafar meninjau lokasi kejadian, sekaligus menuju rumah korban untuk menyampaikan bela sungkawa.
“Rombongan bergerak ke lokasi kejadian, untuk melaksanakan peninjauan sekaligus memberikan bantuan kepada korban,” ujar Habib.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020