News
·
12 April 2020 13:22

Kronologi Bentrok TNI-Polri yang Menewaskan 3 Polisi di Papua

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Kronologi Bentrok TNI-Polri yang Menewaskan 3 Polisi di Papua (26738)
Anggota Brimob Polri dan TNI mengikuti upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Insiden penembakan kembali terjadi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, Minggu (12/4). Penembakan ini merupakan bentrok antara anggota Polri dan TNI. Akibatnya, 3 anggota polisi meninggal.
ADVERTISEMENT
“Kesalahpahaman antara oknum anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3 Kostrad dengan Anggota Polres Membramo Raya,” kata Kolonel CPL Eko Daryanto, Kapendam XVII/Cenderawasih, Minggu (12/4).
Dalam insiden tersebut 3 anggota polisi meninggal setelah ditembak anggota Pos Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3. Briptu Marcelino Rumaikewi, anggota Satuan Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak 1 kali, Bripda Yosias Dibangga, anggota Satuan Sabhara Polres Mamberamo Raya mengalami luka tembak pada bagian leher kiri 1 kali, dan Briptu Alexander Ndun anggota Reskrim Polres Mamberamo Raya, mengalami luka tembak pada paha kiri.
"Jenazah akan diterbangkan ke Jayapura untuk dilakukan visum di RS Bhayangkara Jayapura," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal.
ADVERTISEMENT
Berikut kronologi penembakan:

Minggu (12/4)

Pukul 07.40 WIT

5 personel Polres Membramo Raya mendatangi Pos Satgas Pamrahman Yonif 755/20/3. Mereka mendatangi pos untuk menanyakan aksi pemukulan terhadap rekannya.

Pukul 07.45 WIT

Terdapat oknum TNI yang melepaskan tembakan. Akhirnya 3 orang anggota polisi tewas di lokasi. Sumber kumparan, menyebutkan terdapat 2 lainnya anggota polisi yang mengalami luka tembak.

Pukul 08.00 WIT

Jenazah 3 anggota polisi dibawa ke RSB Kawera Kasonaweja.
Hingga saat ini situasi di Papua masih kondusif. Petinggi TNI dan Polri juga telah berkoordinasi atas insiden tersebut.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!