kumparan
14 September 2019 12:33

Kronologi Kebakaran dan Ledakan di Mako Brimob Semarang

Ledakan di Mako Brimob.
Kondisi gudang tempat penyimpanan bahan peledak dan bom temuan dari masyarakat, setelah terjadinya ledakan di gudang tersebut, di kompleks Markas Brimob Polda Jateng, di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (14/9/2019). Foto: ANTARA/R. Rekotomo
Kebakaran yang disertai ledakan terjadi di gudang penyimpanan bahan peledak di Mako Brimob Srondol, Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (14/9). Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan akibat kejadian ini 11 rumah dan 2 mobil rusak.
ADVERTISEMENT
Beruntung tidak ada korban meninggal dalam peristiwa tersebut. Satu anggota Polri mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Korban luka itu adalah Komandan Batalyon Gegana Brimob Srondol AKBP Syaiful Anwar dan dilarikan ke RS Banyumanik Semarang.
"Sejauh ini tidak ada korban dari warga, ada beberapa kaca rumah warga yang pecah dan akan dilakukan perbaikan hari ini juga oleh Polda Jateng," ujar Rycko, di lokasi kejadian.
Berikut kronologi awal ledakan yang membuat warga sekitar panik pada Sabtu pagi.
Sabtu, 14 September 2019
Pukul 07.00 WIB Petugas jaga di Mako Brimob Srondol melihat kebakaran yang disertai ledakan dari gudang penyimpanan bahan peledak dan bom militer.
Pukul 07.30 WIB Api kebakaran semakin membesar dan membuat beberapa kali ledakan di gudang itu.
ADVERTISEMENT
Pukul 08.00 WIB Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Sejak ledakan awal, telah dilakukan evakuasi terhadap warga di sekitar Mako Brimob.
Pukul 08.20 WIB Kebakaran dipadamkan dan tidak kembali terjadi ledakan. Kapolda Jateng Irjen Rycko langsung menuju lokasi kejadian.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan