kumparan
17 Juni 2019 9:56

Kronologi Kecelakaan di Tol Cipali yang Tewaskan 12 Orang

Kecelakaan Beruntun di KM 150 Tol Cipali
Suasana di lokasi kecelakaan beruntun di KM 150 Tol Cipali. Foto: Dok. Polres Majalengka
Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Cipali, tepatnya di KM 150. Hingga Senin (17/6) pagi, dilaporkan ada 12 orang tewas karena kejadian ini.
ADVERTISEMENT
Insiden yang melibatkan empat kendaraan ini diduga terjadi akibat sopir bus Safari hilang kendali. Pengemudi bus turut menjadi korban tewas.
Berikut kronologi kecelakaan di Tol Cipali:
Senin (17/6) sekitar 01.00 WIB
Bus Safari melintas di KM 150+900 yang mengarah dari Jakarta menuju Cirebon, Jawa Barat. Kendaraan itu tiba-tiba masuk ke pembatas dengan jalur berlawanan. Polisi menduga sopir bus bernomor polisi H 1469 CB mengantuk.
Setelah melewati median jalan, bus masuk ke jalur yang berlawanan dan mulai menabrak kendaraan lain. Mobil Innova bernomor polisi B 168 DIL jadi kendaraan pertama yang ditabrak. Kemudian, bus menabrak mobil Xpander dan satu unit truk bernomor polisi R 1436 ZA.
Kecelakaan Beruntun di KM 150 Tol Cipali
Suasana di lokasi kecelakaan beruntun di KM 150 Tol Cipali. Foto: Dok. Polres Majalengka
Informasi dari Polda Jawa Barat menyebutkan, korban paling banyak berasal dari mobil Xpander. Ada enam orang dalam mobil itu tewas akibat kecelakaan ini. Sedangkan ada tiga korban tewas dari mobil Innova dan tiga korban tewas lainnya dari bus yang menabrak.
ADVERTISEMENT
Korban luka dari kecelakaan ini mencapai 20 orang. Empat orang di antaranya mengalami luka berat.
Jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon Cirebon dan Rumah Sakit Cideres, Majalengka.
Senin (17/6) 09.15 WIB
Tol Cipali arah Jakarta padat mulai KM 83
Tol Cipali arah Jakarta padat mulai KM 83. Foto: Dok. Markuni
Kendaraan korban kecelakaan masih berada di lokasi. Polisi dibantu petugas jalan tol masih berupaya mengevakuasi kendaraan tersebut.
Keadaan lalu lintas di sekitar KM 150 Tol Cipali masih padat imbas proses evakuasi yang masih berjalan.
Perkembangan Terbaru
Semula polisi menduga kecelakaan itu akibat pengemudi bus yang ikut menjadi korban tewas dalam kecelakaan ini diduga mengantuk saat berkendara. Namun, setelah melakukan penyelidikan, muncul dugaan lainnya.
Polisi menyebut ada saksi yang melihat ada penumpang bernama Amsor yang mencoba mengambil alih kemudi dari sopir yang saat itu dilaporkan sedang memegang handphone. Belum dipastikan, Amsor sebenarnya hendak merebut ponsel itu atau kemudi.
ADVERTISEMENT
Karena hal itu membuat sopir hilang kendali. Bus pun menabrak 3 kendaraan dari arah berlawanan. Amsor masih dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan ini, sehingga belum bisa didalami oleh polisi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan