Kumparan Logo
Munarman di TPU Pondok Rangon
Munarman di TPU Pondok Rangon.

Kronologi Lengkap Penembakan Pengawal Habib Rizieq Versi FPI

kumparanNEWSverified-green

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Munarman di TPU Pondok Rangon. Foto: Ricky Febrian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Munarman di TPU Pondok Rangon. Foto: Ricky Febrian/kumparan

FPI mengeluarkan keterangan tertulisnya terkait peristiwa penembakan yang menewaskan 6 orang pengawal Habib Rizieq Syihab, di KM 50 tol Jakarta-Cikampek. Keterangan tersebut juga berisi kronologi lengkap versi mereka, lengkap dengan kisah penguntitan yang dimulai beberapa hari sebelum penembakan terjadi.

Berikut kronologinya, sesuai dengan keterangan yang diberikan Juru Bicara FPI, Munarman.

Minggu 6 Desember

22.45 WIB

Habib Rizieq beserta keluarganya beranjak dari Perumahan The Nature Mutiara, Sentul, Bogor. Ia akan mengunjungi pengajian keluarga, sekaligus melakukan pemulihan kesehatan di Karawang.

Rombongan Rizieq terdiri dari 4 mobil keluarga dan 4 mobil pengawal FPI. Selain ditumpangi Imam Besar FPI itu, rombongan mobil keluarga diisi oleh menantu Rizieq, seorang ustaz keluarga, dan 3 orang sopir. Turut serta 12 perempuan dewasa, 3 bayi, dan 6 balita yang masih keluarga dengan Rizieq.

Sementara para pengawal beranggotakan 24 orang, dengan masing-masing mobil diisi 6 orang termasuk sopir.

23,00 WIB

Saat rombongan keluar, para pengawal sadar mereka telah dikuntit oleh mobil Avanza Silver bernomor polisi B ... KJD, dan Avanza hitam bernomor B 1739 PWQ, dan beberapa mobil lainnya.

Para pengawal merasa pernah melihat mobil tersebut selama 2 hari di dekat Perumahan The Nature Mutiara Sentul. Mereka tidak bisa mengenali wajah di dalam mobil karena mengenakan masker.

23.15 WIB

Ada beberapa upaya mobil-mobil penguntit tersebut menerobos masuk ke rombongan Rizieq. Tim pengawal pun berusaha menutupi dan melindungi mobil keluarga Rizieq.

Munarman menyatakan, penguntit yang merupakan polisi ini tidak pernah menunjukkan Kartu Tanda Anggota, sehingga laskar merasa mereka orang tak dikenal yang ingin berbuat celaka.

"Selama manuver menyalip, memepet dan upaya memecah konvoi rombongan IB HRS tersebut, pihak aparat berpakaian preman tersebut TIDAK ADA dan TIDAK PERNAH menunjukkan identitas dan perilaku sebagai aparat hukum. Perilaku petugas berpakaian preman tersebut lebih mencerminkan perilaku premanisme yang berbahaya dan mengancam keselamatan rombongan keluarga IB HRS termasuk para bayi dan balita yang ada dalam kendaraan rombongan keluarga IB HRS," kata Munarman.

Kondisi mobil yang digunakan polisi saat bentrok dengan pengawal Rizieq. Foto: Dok. Istimewa

23.30 WIB

Saat melintasi tol Cikunir, mobil yang dikendarai menantu Rizieq, Habib Hanif, sempat dipepet oleh mobil jenis SUV dengan nomor polisi B 1771 KJL. Pengendara mobil SUV sempat mengacungkan jari tengah ke arah Hanif.

"Pengendara mobil tersebut buka kaca dan mengulurkan tangannya yang penuh tato ke arah mobil Habib Hanif sambil mengacungkan jari tengahnya. Namun mobil tersebut berhasil dijauhkan oleh mobil laskar pengawal dan digiring keluar tol," terang Munarman.

Senin 7 Desember

00.10 WIB

Selepas pintu keluar tol Karawang Timur, 3 mobil penguntit yakni Avanza hitam, Avanza silver dan Avanza putih terus berupaya masuk ke dalam konvoi Rizieq. Hanif terus memonitor situasi para pengawal agar berhati-hati.

00.15 WIB

Tiga mobil penguntit berhasil dijauhkan oleh para pengawal, salah satunya adalah mobil Chevrolet bernomor polisi B 2152 TBN berkelir hijau metalik. Mobil ini memuat 6 pengawal khusus yang bertugas mengawal dari DKI Jakarta.

Sampai di sini, para pengawal berhasil mengidentifikasi 3 mobil penguntit yakni Avanza hitam B 1739 PWQ, Avanza silver B ... KJD, dan Avanza putih K .... EL.

00.30 WIB

Sebuah mobil yang ditumpangi para pengawal, yakni Avanza, sempat dipepet. Namun berhasil melarikan diri ke arah Pintu Tol Karawang Barat dan masuk ke Tol Cikampek lalu beristirahat di Rest Area KM 57.

Sementara mobil Chevrolet yang ditumpangi pengawal khusus diserang saat mengarah ke pintu tol Karawang Barat.

"Berdasarkan komunikasi terakhir, dikepung oleh 3 mobil pengintai kemudian diserang," ujar Munarman.

Kondisi mobil yang digunakan polisi saat bentrok dengan pengawal Rizieq. Foto: Dok. Istimewa

01.00 WIB

Para pengawal khusus ini masih sempat berkomunikasi dengan sambungan telepon. Salah satu pengawal, yakni Sofiyan alias Ambon, terdengar berkata "tembak, sini tembak!".

"Mengisyaratkan ada yang mengarahkan senjata kepadanya, dan setelah itu terdengar suara rintihan laskar yang kesakitan seperti tertembak," ucap Munarman.

Sofyan alias Ambon meminta pengawal lain untuk terus berjalan. Faiz, salah satu pengawal yang ada di Chevrolet, sempat dihubungi oleh pengawal lainya. Pada saat dihubungi, para pengawal lain mendengar suara orang kesakitan seperti tertembak.

"Dan seketika itu, telepon juga terputus," ucap Munarman.

Munarman membeberkan 6 orang pengawal khusus yang menumpang mobil Chevrolet hijau metalik tersebut. Mereka adalah :

  • Andi Oktavian (33)

  • Ahmad Sofyan alias Ambon (26)

  • Faiz Ahmad Syukur alias Faiz (22)

  • Muhammad Reza alias Reza (20)

  • Lutfi Hakim (25)

  • Muhammad Suci Khadavi (21)

Mereka semua dinyatakan tewas tertembak.

Selain mobil Chevrolet tersebut, pengawal yang mengendarai Avanza dan beristirahat di KM 57 Tol Jakarta-Cikampek mengaku masih diintai. Kali ini menggunakan drone.

02.00 WIB

Para pengawal yang mengendarai Avanza bergegas menuju Markas FPI Karawang via pintu Tol Karawang Barat. Mereka mencoba mengecek lokasi serangan yang menimpa rombongan pengawal khusus dengan mobil Chevrolet, tapi mereka tidak menemukan apa pun.

02.30 WIB

Para pengawal yang menuju Karawang ini kembali dikuntit. Namun, mereka berhasil lolos melewati jalan kampung menuju ke Markas FPI Karawang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menunjukkan barang bukti terkait penyerangan Polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/12). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

12.00 WIB

FPI melakukan pencarian terhadap para pengawal Habib Rizieq, terutama para pengawal khusus. Mereka mencari di semua rumah sakit dan tempat lainnya. Mereka belum mengetahui kejadian sebenarnya.

12.30 WIB

Konferensi pers di Polda Metro Jaya. Polisi menjelaskan telah terjadi tembak menembak di Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan 6 orang pengawal Habib Rizieq.

"Ketika Kapolda Metro Jaya melakukan konferensi pers dan memberikan informasi bahwa 6 laskar tersebut ditembak mati, barulah kami mengetahui kondisi keenam orang laskar yang ada dalam mobil Chevrolet sudah dalam keadaan syahid," tutup Munarman.

kumparan post embed
Keterangan pers FPI tentang kronologi penembakan pengawal Habib Rizieq Syihab. Foto: FPI
Keterangan pers FPI tentang kronologi penembakan pengawal Habib Rizieq Syihab. Foto: FPI
Keterangan pers FPI tentang kronologi penembakan pengawal Habib Rizieq Syihab. Foto: FPI
Keterangan pers FPI tentang kronologi penembakan pengawal Habib Rizieq Syihab. Foto: FPI