News
·
16 November 2020 12:35

Limbah Masker Kota Denpasar Diprediksi 6,75 Juta Per Bulan Selama Pandemi Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Limbah Masker Kota Denpasar Diprediksi 6,75 Juta Per Bulan Selama Pandemi Corona (572930)
Ilustrasi keluarga menggunakan masker. Foto: Shutter Stock
Setiap warga wajib memakai masker saat beraktivitas ke luar rumah sejak virus corona merebak. Kewajiban ini turut membuat limbah medis masker mendadak membeludak.
ADVERTISEMENT
Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar memprediksi ada sekitar 6,75 juta buah limbah masker setiap bulan di tingkat rumah tangga.
Kabid Persampahan dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna menuturkan, angka ini diperoleh dari jumlah penduduk Kota Denpasar dengan tingkat aktivitas penduduk selama corona merebak dan jenis pemakaian masker.
Yakni, 1/4 dari penduduk Kota Denpasar dikali 30 hari. (0,25 x 900 ribu penduduk Kota Denpasar) x 30 = 6,75 juta.
"Mengapa 1/4 dari jumlah penduduk karena pertama tidak semua penduduk warga kota keluar rumah. Kedua, masker (sekali pakai) tidak setiap hari dipakai, ada yang (menggunakan masker kain), dicuci. Sehingga (1/4x 900 ribu) 225 ribu dikali 30 hari sama dengan 6,75 juta masker per bulan," kata Wiguna saat dihubungi, Senin (16/11).
ADVERTISEMENT
Selama wabah corona merebak, Wiguna memprediksi ada sekitar 47,25 juta limbah masker sekali pakai di tingkat rumah di Kota Denpasar. Perhitungan ini muncul dari 6,75 juta masker dikali 7 bulan. Angka 7 bulan ini muncul setelah Pemkot Denpasar gencar mengedukasi pemakaian masker.
Sayangnya, limbah medis ini tidak dikelola dengan baik oleh Pemkot Denpasar agar tidak membahayakan. Sebab, limbah medis ini tidak dihancurkan tetapi dibuang ke TPA Suwung.
Wiguna menuturkan, biasanya warga mencampur sampah masker ini dengan sampah organik. Sampah lalu dibuang ke TPS (tempat pembuangan sampah) terdekat.
Selanjutnya, petugas angkut sampah yang berasal dari Dinas Lingkungan Hidup, yang memakai alat perlindungan diri, akan mengambil sampah tersebut untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir di TPA Suwung.
ADVERTISEMENT
"Memang seperti itulah kondisinya," imbuh Wiguna.
Dia berharap, Dinas Kesehatan Kota Denpasar gencar memberikan edukasi penanganan limbah medis masker. Salah satunya dengan menyemprot disinfektan saat hendak dibuang ke tempat sampah.