Listyo Sigit Jadi Kapolri, Siapa Kabareskrim Penggantinya?

Komjen Listyo Sigit Prabowo akan dilantik menjadi Kapolri pada Rabu (27/1) besok. Sejumlah nama sudah digadang-gadang menjadi penggantinya sebagai Kabareskrim Polri.
Komjen Sigit yang merupakan Akpol angkatan 1991 memiliki sejumlah senior di atasnya. Maklum saja, ia menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang merupakan lulusan Akpol 1988.
Ada sejumlah nama jenderal bintang 3 yang merupakan senior Sigit di tubuh Polri. Beberapa di antaranya masih memiliki masa tugas yang cukup panjang.
Sejumlah nama tersebut antara lain:
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Akpol 1988, Solok, Sumatra Barat, 28 Juni 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Akpol 1987, Cilacap, Jawa Tengah, 19 Februari 1965 umur 55 tahun, pensiun 2023
Kabaharkam Polri Komjen Agus Adriyanto, Akpol 1989, Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967, umur 53 tahun, pensiun 2025
Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza Dahniel, Akpol 1988, Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966, umur 54 tahun, pensiun 2024
Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Akpol 1987, Nganjuk, Jawa Timur, 24 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose, Akpol 1988, Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Akpol 1988, Jakarta, 25 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023
Sestama Lemhannas Komjen Pol Didid Widjanardi, Akpol 1986, Surakarta, Jawa Tengah, 14 Januari 1963, umur 58 tahun, pensiun 2021
Wakil Kepala BSSN Komjen Dharma Pongrekun, Akpol 1988, Palu, 12 Januari 1966, umur 55, pensiun 2024
Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, Akpol 1991, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 8 November 1963; umur 57 tahun, pensiun 2021
Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri Komjen Pol Bambang Sunarwibowo, Akpol 1988, Malang, Jawa Timur, 24 Mei 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024
Irjen Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto, Akpol 1988, Jakarta, 23 Juni 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024
Selain nama-nama yang disebutkan di atas, ada sosok lain yang disebut ikut berpotensi menjadi calon Kabareskrim. Sosok tersebut adalah Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
Pria kelahiran 8 Maret 1967 ini merupakan lulusan Akpol 1988 yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Riau. Saat ini dirinya berumur 53 tahun dan baru akan pensiun di tahun 2025.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Riau, pria yang kerap berkecimpung di bidang reserse ini pernah menjabat sebagai Dirtipideksus Bareskrim Polri pada 2016 dan Deputi Bidang Intelijen Siber BIN di tahun 2018.
Dirinya cukup dikenal saat kasus penyitaan kapal pesiar mewah Equanimity yang berbendera Cayman Island di lepas pantai Bali pada 2018 lalu. Belakangan diketahui kapal pesiar mewah tersebut merupakan salah satu barang bukti kasus pencucian uang 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Saat itu Agung Setya menjabat sebagai Deputi Siber BIN.
Lalu ada pula jajaran jenderal bintang 2 yang juga punya peluang besar mengisi posisi Kabareskrim. Dari banyaknya irjen yang kini aktif di Polri, paling tidak bisa dikerucutkan pada sosok yang mendampingi Sigit jelang, saat, dan selesai fit and proper test.
Salah satunya adalah Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada yang juga menjadi ketua tim penyusun makalah Polri Presisi yang dijabarkan Sigit saat uji kelayakan. Peraih Adhi Makayasa itu merupakan rekan satu angkatan Sigit, yakni Akpol 1991.
Lalu, ada nama Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Sambo selalu mendampingi Sigit di hampir di setiap kesempatan, termasuk saat sowan ke sejumlah mantan Kapolri.
Jenderal bintang dua termuda itu juga ikut bersama Wahyu Widada menyerahkan makalah Polri Presisi ke Komisi III DPR. Mantan Dirtipidum Bareskrim Polri itu juga menemani di dalam ruang rapat saat uji kelayakan dan saat pengumuman pengesahan jadi Kapolri di ruang paripurna.
Kemudian ada juga nama Kapolda Metro Irjen Fadil Imran yang juga Akpol '91. Fadil pernah menjadi salah satu direktur di Bareskrim, kemudian menjadi Kapolda Jatim, dan Kapolda Metro sekarang ini.
Lalu ada sosok Wakabareskrim Irjen Pol Wahyu Hadiningrat, yang juga kerap mendampingi Sigit dalam sejumlah pertemuan.
Dan tak lupa yang juga namanya belakangan terdengar di publik sebagai salah satu calon kuat yakni Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.
Semua nama berpeluang duduk di kursi Kepala Bareskrim. Kabarnya pertengahan Februari baru akan ditetapkan. Sejauh ini semua masih dalam proses pembahasan.
