Kumparan Logo
kecelakaan di tol Purbaleunyi
Kecelakaan di tol Purbaleunyi.

Live Update: Kecelakaan Maut Tol Cipularang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kecelakaan di Tol Cipularang. Foto: Dok. Polda Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan di Tol Cipularang. Foto: Dok. Polda Jabar

Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Purbaleunyi atau yang juga dikenal sebagai Tol Cipularang, tepatnya di KM 91 arah Jakarta, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9) siang. PT Jasa Marga menyebut, insiden tersebut terjadi pada pukul 12.43 WIB. Akibatnya, jalur tol arah Jakarta menjadi padat.

Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adi Pratama awalnya mengatakan insiden tersebut menewaskan 6 orang. Namun, jumlah korban tewas bertambah menjadi 8 orang.

Berikut fakta-fakta terbaru insiden tersebut yang dirangkum kumparan.

Pukul 14.00 WIB

Korban Mulai Dievakuasi

Petugas gabungan dari pengelola tol dan kepolisian melakukan evakuasi. Korban luka-luka bertambah menjadi 8 orang.

Pukul 14.10 WIB

Jalur Bandung-Jakarta Macet

Polisi dan petugas Jasa Marga masih berupaya mengevakuasi sekitar 21 kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut.

Imbas dari kecelakaan tersebut, jalur Bandung ke Jakarta macet sepanjang 6 kilometer.

Kecelakaan di Tol Cipularang. Foto: Dok. Istimewa

Korban Luka-luka Dibawa ke Rumah Sakit

Sementara itu, korban luka-luka mula dipindahkan ke beberapa rumah sakit. "Korban luka dibawa ke RS Thamrin Purwakarta, RS Siloam, dan RS Bayu Asih," kata petugas call center Jasa Marga.

Pukul 15.00 WIB

Warga Bantu Evakuasi

Polisi mengevakuasi pengendara yang yang terjepit karena ada truk yang ringsek. Proses evakuasi dibantu oleh beberapa warga.

Pukul 16.00 WIB

Korlantas Polri Identifikasi Kendaraan

Pihak PJR Cipularang Korlantas Polri telah mengidentifikasi 15 dari 21 kendaraan yang terlibat kecelakaan maut itu. Identitas kendaraan diunggah di akun Instagram, @pjrcipularang.

Kecelakaan di Tol Cipularang. Foto: Dok. Istimewa

Berikut daftar 15 kendaraan itu:

1. Dump truck bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9769 UIT.

2. Bus Budiman dengan nomor polisi Z 7867 HC.

3. Toyota Avanza dengan nomor polisi B 12 AY.

4. Toyota Avanza dengan nomor polisi D 1780 UM.

5. Hyundai Tucson nomor polisi belum teridentifikasi.

6. Toyota Etios Valco dengan nomor polisi D 1745 ACX.

7. Truk Hino dengan nomor polisi B 9714 UYY.

8. Truk Colt 120 dengan nomor polisi T 9441 E.

10. Daihatsu Taruna silver dengan nomor polisi H 8670 KY.

Kapolda Jawa Barat Cek Lokasi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi meninjau langsung lokasi kecelakaan.

Pukul 16.20 WIB

Korban Tewas dan Luka-luka Bertambah

Humas Basarnas Jawa Barat Sani Wulandari mengatakan, selain korban meninggal 9 orang, ada 8 luka. 4 di antara yang terluka mengalami luka bakar.

Pukul 16.27 WIB

Truk Terguling Diduga Menjadi Penyebab Kecelakaan Beruntun

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan, masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Meski begitu, ada kemungkinan penyebabnya adalah dump truck yang terguling.

Pukul 17.00 WIB

Lalu Lintas Dialihkan

Untuk mengurai kemacetan sepanjang 7 kilometer, polisi mengalihkan lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta ke gerbang tol (GT) Cikamuning.

Pukul 18.00 WIB

Polisi Pakai Metode Khusus

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkapkan pihaknya akan menggunakan metode khusus untuk mengusut tabrakan maut. Metode yang dimaksud adalah Traffic Accident Analysis yang akan dijalankan Korlantas Polri.

"Polda Jabar akan kerja sama dengan Korlantas dengan menggunakan metode TAA Korlantas, yakni Traffic Accident Analysis," kata Truno di Bandung.

Pukul 21.10 WIB

SAR Jawa Barat Merilis 24 Korban Luka-luka Kantor SAR Jawa Barat mendapat informasi ada 30 korban yang dibawa ke RS Thamrin. Namun, baru 24 korban yang diketahui identitasnya, 8 lainnya belum diketahui. Berikut identitas para korban:

1) Asparida (63), Kota Bekasi. (luka berat)

2) Rico Apriadi Tanjung (34), Kota Bekasi. (luka ringan)

3) Syafira (2), Kota Bekasi. (luka ringan)

4) Kenzi (6), Kota Bekasi. (luka ringan)

5) Dedi (25), Kabupaten Tanggerang. (luka berat)

6) Zulfahmi (56) Kota Bekasi. (luka ringan)

7) Nurapipi (27), Sumatera Barat. (Luka Ringan)

8) Sinhusof (61) WNA. (luka bakar berat)

9) Posma (57), Jakarta Selatan. (luka ringan)

10) Hamidah (66), Pandeglang. (luka ringan)

11) Hudsiah (45), Pandeglang. (luka ringan)

12) Iroh Rohayati (45), Pandeglang. (luka ringan)

13) Subana, Indramayu. (luka ringan)

14) Winardi (48), Indramayu. (luka berat)

embed from external kumparan

15) Maning, Indramayu.(luka ringan)

16) Surianto (51), Kota Bandung. (luka ringan)

17) Seniri (51), Kota Bandung. (luka ringan)

18) Suheri (34), Kota Bandung. (luka ringan)

19) Anzar Subagja (23), Purwakarta. (luka ringan)

20) Ade (33), Bekasi. (luka ringan)

21) anak Sofa, Pandeglang. (luka ringan)

22) Suherman (53), Kabupaten Tangerang. (luka ringan)

23) Napi (37), Bandung. (luka ringan)

24) Dwi Reza Feriawan (35), Semarang Barat. (luka ringan).

Pukul 21.20 WIB

Contra Flow Tol Cipularang Dicabut

Pantuan kumparan di lokasi, polisi sudah tak memberlakukan contra flow ke arah Jakarta. Macet mulai terasa sejak KM 97 dari arah Bandung ke Jakarta. Sementara macet dari Jakarta ke Bandung mulai terasa sejak KM 87.

Kecelakaan di tol Purbaleunyi. Foto: Dok. Istimewa

Pukul 23.00 WIB Polisi Jelaskan Penyebab Kecelakaan

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adi Pratama menyebut dua dump truck menjadi penyebab kecelakaan beruntun.

Truk yang pertama bernomor polisi B 9763 UIT. Truk bermuatan tanah tersebut melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun, secara tiba-tiba truk hilang kendali hingga terbalik. Usai truk terbalik, terjadi antrean kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun secara tiba-tiba datang kendaraan jenis truk dengan nomor polisi B 9410 UIU yang menabrak 18 kendaraan yang berada dalam antrean itu. Kecelakaan beruntun pun tak terhindarkan.

Petugas mengevakuasi salah satu kendaraan yang terlibat pada kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92 Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019). Foto: ANTARA/Ibnu Chazar

Selasa, 3 September 2019 Pukul 09.18 WIB

Polisi Olah TKP Pantauan kumparan di lokasi kejadian, kepolisian bersama petugas dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan telah berada di lokasi tepatnya di Kecamatan Sukatani, Purwakarta.

Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Foto: ANTARAFOTO/Raisan Al Farisi

"Kita akan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut," kata Gakum Ditlantas Polda Jabar, Kompol Etos Satria Wisnuwardana, ketika dikonfirmasi.

Etos menambahkan, olah TKP akan dilakukan oleh jajaran Polda Jabar bersama Korlantas Polri dan instansi lainnya.

Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Pukul 09.23 WIB

Polisi Rilis Daftar Korban Kecelakaan

Polisi terus mengindentifikasi para korban akibat kecelakaan maut di tol Cipularang KM 91, Purwakarta, Jawa Barat. Para korban dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk diidentifikasi dan mendapatkan perawatan. "Total ada 8 orang meninggal, 3 orang luka berat, dan 25 orang luka ringan," kata Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adipratama, Selasa (3/9). Daftar seluruh korban kecelakaan hingga kini bisa dilihat dalam tautan di bawah ini.

embed from external kumparan

Pukul 10.29 WIB

Data 20 Kendaraan yang Terlibat Sebelumnya polisi menyebut sebanyak 21 kendaraan terlibat dalam kecelakaan maut Tol Cipularang. Dari data tersebut, baru 15 yang teridentifikasi. Jumlah tersebut akhirnya direvisi menjadi 20 kendaraan dan telah terindentifikasi semua. Berikut daftar kendaraan tersebut.

embed from external kumparan

Pukul 11.00 WIB

Olah TKP, Contraflow Diberlakukan di Tol Cipularang

Kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91. Untuk memperlancar lalu lintas di sana, pihak Jasa Marga merekayasa lalu lintas dengan membuka jalur contraflow.

Pukul 14.00 WIB

CCTV Cipularang Mati

Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Ricky Adi Pratama mengatakan, ketika peristiwa kecelakaan di Cipularang KM 91 terjadi, CCTV yang dipasang di sekitar dalam keadaan mati.

Oleh sebab itu, untuk menyelidiki peristiwa kecelakaan itu, polisi mengandalkan video amatir yang direkam oleh pengendara lain atau warga yang berada di sekitar lokasi.