News
·
23 Agustus 2021 21:18
·
waktu baca 2 menit

Luhut: 10 Hari ke Depan Kasus-Kematian Corona Naik Akibat Tabungan di Daerah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Luhut: 10 Hari ke Depan Kasus-Kematian Corona Naik Akibat Tabungan di Daerah (96010)
searchPerbesar
Menko Marves Luhut B. Pandjaitan terima donasi bantuan medis untuk penanganan COVID-19 dari pemerintah Tiongkok. Foto: Humas Kemenko Marves
Pemerintah sempat mengeluarkan data indikator kematian dalam asesmen penilaian kondisi pandemi corona. Indikator tersebut sempat dikeluarkan karena adanya perbaikan yang dilakukan.
ADVERTISEMENT
Data tersebut kini sudah kembali digunakan. Namun demikian, ada tabungan kasus kematian yang akan dikeluarkan secara bertahap sehingga berdampak pada kenaikan kasus dalam beberapa hari ke depan.
"Saya mengingatkan dalam beberapa hari ke depan akan kembali terjadi tren kasus konfirmasi dan kematian akibat tabungan kas konfirmasi dan kematian dari kabupaten/kota," kata Menko Marves Luhut B Panjaitan dalam keterangannya secara daring, Senin (23/8).
Luhut mengatakan, tabungan tersebut akan dikeluarkan secara bertahap dalam 10 hari ke depan.
"Ada kemungkinan beberapa ratus atau ribu (kasus) secara bertahap dikeluarkan dalam 10 hari ke depan," kata Luhut.
Terkait angka kematian ini, Luhut menyampaikan atensi Presiden Jokowi. Dalam arahan yang dia terima, Jokowi meminta secara khusus dilakukan pengecekan dan intervensi di lapangan.
ADVERTISEMENT
"Salah satu penyebabnya tingginya angka kematian masih enggannya masyarakat untuk isoter sehingga terjadi perburukan ketika isoman sehingga telat menyebabkan dibawa ke faskes," kata Luhut.
"Untuk itu pemerintah terus mengajak masyarakat yang terkonfirmasi positif COVID-19 agar dapat masuk ke dalam pusat isolasi yang disediakan pemerintah dan dijamin juga obat-obatan nakes dan makanan," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020