Luhut: 90 Persen Kasus Corona di Jakarta Varian Delta

5 Juli 2021 20:40
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Varian corona baru di Jakarta menjadi perhatian di tengah PPKM darurat. Menyebarkan varian baru ini diduga menjadi penyebab lonjakan kasus corona di Jakarta.
ADVERTISEMENT
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, kini mayoritas penularan corona di Jakarta disebabkan oleh varian Delta.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Uji Swab untuk Tenaga Kesehatan, Polisi, TNI, dan Satpol PP di Jakarta, Kamis (1/10). Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Uji Swab untuk Tenaga Kesehatan, Polisi, TNI, dan Satpol PP di Jakarta, Kamis (1/10). Foto: Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI
"Data kami dapat bahwa 90 persen di Jakarta sudah varian Delta. Jadi varian Delta sudah ada 90 persen di kita," kata Luhut dalam konferensi pers virtual terkait PPKM Darurat Jawa-Bali, Senin (5/7) malam.
Kalau kita bermain-main ini pasti bisa kena siapa saja. Itu pesan saya.
--Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan
Varian Delta ini punya kemampuan menyebar yang lebih cepat dan juga risiko rawat inap yang tinggi. Belum lagi dengan data yang menunjukkan 90 persen varian tersebut ada di Jakarta. Untuk itu, Luhut meminta agar masyarakat tetap mengikuti sejumlah peraturan semasa PPKM Darurat ini.
"Terakhir saya minta masyarakat taat kepada peraturan yang dikeluarkan. Dan taatinya karena Anda menaati itu menyelamatkan diri Anda dan orang sekeliling Anda," tegasnya.
ADVERTISEMENT
"Kalau kita simak mungkin tahun lalu orang kena COVID di luar kita, sekarang itu sudah banyak di lingkaran kita jadi keadaan ini sudah parah. Kita harus kerja sama," tutup Luhut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020