News
·
18 September 2020 20:13

Luhut Ingin Tambahan 10 Juta Vaksin Sinopharm dari UEA: Presiden Akan Telepon

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Luhut Ingin Tambahan 10 Juta Vaksin Sinopharm dari UEA: Presiden Akan Telepon (163698)
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini RI akan mendapat 20 juta dosis vaksin corona Sinopharm dari G42 UEA yang bekerja sama dengan China.
ADVERTISEMENT
Namun, Luhut masih mengupayakan tambahan 10 juta dosis vaksin lagi sehingga total bisa mendapat 30 juta dosis.
"Kalau 20 juta itu udah dapat enggak ada masalah. Yang kita pengin tambah lagi. Kalau kita pengin tambah 10 juta lagi," kata Luhut dalam jumpa pers virtual, Jumat (18/9) malam.
Luhut saat ini juga menjabat Wakil Ketua Komite Pengendalian COVID-19 Pengendalian Ekonomi Nasional serta bertugas mengendalikan corona di 9 provinsi dengan kasus tertinggi.
Luhut Ingin Tambahan 10 Juta Vaksin Sinopharm dari UEA: Presiden Akan Telepon (163699)
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Putra Mahkota Abu Dhabi/Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Menurut Luhut, komunikasi dengan pihak UEA sangat baik. Jadi, ia optimistis 10 juta vaksin tambahan akan didapat akhir tahun.
"Karena komunikasi kita baik dengan Uni Emirat Arab dan mungkin Presiden bisa saja telepon. Tapi kalau dengan level kami tambah 10 juta jadi 30 juta, jadi sudah cukup," tutur Luhut.
ADVERTISEMENT
Luhut kemudian mengungkapkan siapa saja yang akan divaksin terlebih dahulu. Yang utama tenaga kesehatan.
"Yang pertama adalah orang-orang yang bertugas kesehatan. Itu semua akan kita dapatkan. Jadi jangan sampai ada lagi dokter kita, perawat kita yang kena korban COVID," tutup dia.