Luhut: Masuk Malioboro Akan Pakai Kartu Vaksin

6 Agustus 2021 13:55
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Arfiansyah Panji /kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: Arfiansyah Panji /kumparan
ADVERTISEMENT
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa ke depan setiap pihak harus beradaptasi dengan kondisi saat ini. Oleh karenanya dia merencanakan hanya orang yang telah vaksin yang boleh masuk tempat wisata, seperti Malioboro, contohnya.
ADVERTISEMENT
"Kita sedang nyiapin pelan-pelan semua nanti jalan, akhirnya nanti ini akan mengubah jalan hidup kita," kata Luhut di Gedung Setda Pemkab Sleman, Jumat (6/8).
Santri memperlihatkan kartu vaksinasi usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. Foto: Prasetia Fauzani/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Santri memperlihatkan kartu vaksinasi usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur. Foto: Prasetia Fauzani/Antara Foto
Luhut mengatakan bahwa warga di kawasan Malioboro telah semua divaksin. Untuk itu orang dari luar yang masuk Malioboro hanya boleh yang telah divaksin, sehingga meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.
"Tadi seperti Pak Sultan di Malioboro semua sudah divaksin saya kemarin lihat. Sekarang mau pelan-pelan bikin orang yang masuk Malioboro harus punya vaksin card, kartu vaksin. Masuk Malioboro pakai ini," ujarnya.
Ilustrasi Jalanan Malioboro, Yogyakarta. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jalanan Malioboro, Yogyakarta. Foto: Shutter Stock
Hal demikian juga akan berlaku di tempat lainnya seperti restoran dan pusat perbelanjaan. Setiap orang harus menunjukkan kartu vaksinasi.
"Jadi nanti kalau kalian pergi ke restoran tanpa ini (kartu vaksin) ditolak, belanja tanpa ini ditolak seperti itu. Ini demi keselamatan kita semua. Kalian juga harus menyosialisasikan kepada publik," katanya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020