Ma’ruf Amin Resmikan Master C19 Portal KMA, Kawal Arus Baru Indonesia

8 Januari 2019 15:59 WIB
clock
Diperbarui 15 Maret 2019 3:50 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ma’ruf Amin di acara launching Master C19 Portal KMA. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ma’ruf Amin di acara launching Master C19 Portal KMA. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
ADVERTISEMENT
Cawapres Ma'ruf Amin meresmikan kelompok relawan Master C19 Portal KMA (Kiai Ma'ruf Amin). Kelompok tersebut dibangun sebagai koordinator berbagai relawan Ma’ruf Amin sekaligus pengawal gagasan arus baru yang diusungnya dalam Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
“Master C19 itu adalah institusi yang untuk mengawal arus baru Indonesia. Seperti apa nanti Master C19, akan program untuk membangun arus baru Indonesia, baik dari ekonomi maupun yang lain,” kata Ma’ruf di lokasi acara Jalan Cirebon nomor 19, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).
Sebelumnya, Ma’ruf menjelaskan Arus baru Indonesia adalah hilangnya kesenjangan antara yang miskin dan yang kaya. Hal itu bisa diterapkan dengan meningkatkan nilai produk dalam negeri.
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Ma’ruf mencontohkan seperti bahan baku pembuatan coklat yang dijual murah ke luar negeri, namun saat bahan tersebut diolah dan dijual kembali ke Indonesia harganya meningkat. Untuk itu, ia ingin pengelolaan yang dilakukan di luar negeri bisa dilakukan di dalam negeri sehingga perbedaan harga tersebut bisa dinikmati masyarakat Indonesia.
ADVERTISEMENT
“Ini sebenarnya arus baru Indonesia. Begitu juga bagaimana mensinergikan ekonomi yang kuat di bidang jasa, kelautan, retail di sektor rill juga dibidang jasa. Perlu kita mengangkat dan memberdayakan,” kata Ma’ruf.
Menurutnya arus baru adalah kelanjutan dari program Jokowi-JK yang berjalan dalam periode 2014-2019. Dalam periode pertama, menurut Ma’ruf, Jokowi telah membangun berbagai infrastruktur, maka di periode selanjutnya adalah waktu untuk mengembangkan apa yang sudah ada atau disebut maximize utility.
“2019-2024 adalah runway, landasan yang harus kita perbuat sebagai landasan supaya Indonesia ekonominya kuat dan bisa mandiri dan kedua adalah keutuhan bangsanya sebagai satu landasan. Supaya tidak ada kerikil-kerikil, tidak becek-becek agar Indonesia bisa tinggal landas 2024,” kata Ma’ruf.