Mahasiswa Demo di Patung Kuda, Tolak UU KPK hingga Atasi Karhutla

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bergerak (Ampera) menggelar demo di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (28/10).
Pantuan kumparan di lokasi, massa aksi didominasi mahasiswa Universitas Nasional, Front Mahasiswa Nasional (FMN), hingga Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Dalam aksinya, mereka membawa sembilan agenda tuntutan mulai dari menolak UU KPK hingga penuntasan karhutla di Kalimantan dan Sumatera.
"Kebakaran yang disebabkan oleh perusahaan sawit berskala besar, namun HGU dari korporasi besar sawit belum dicabut. 919.000 terdampak ISPA adalah gambaran kejam ketidakseriusan pemerintah atas asap," ujar koordinator aksi, Bayu Sangkala, di lokasi.
Bayu mengatakan, mahasiswa juga mengkritisi sejumlah RUU yang dianggap tidak berpihak pada rakyat dan antidemokrasi.
"Terbukti dengan terbitnya RUU Pertanahan, RKUHP, Revisi UU KPK, Kenaikan iuran BPJS, Revisi UU Ketenagakerjaan, Kenaikan biaya listrik, dan lain-lain," katanya.
Hingga saat ini, unjuk rasa masih berlangsung. Satu persatu perwakilan mahasiswa masih terus berorasi di atas mobil komando.
Selain mahasiswa, kaum buruh juga menggelar demo di Jalan MH Thamrin. Massa buruh memblokade jalan hingga menyebabkan kendaraan dialihkan ke jalur TransJakarta.
Aksi demo ini merupakan kesekian kalinya yang dilakukan mahasiswa dan buruh atas adanya sejumlah UU kontroversial. Demo mahasiswa dan buruh mulai terjadi sejak pertengahan Oktober lalu di depan DPR hingga kawasan Istana.
Berikut sembilan tuntutan yang dibawa mahasiswa dalam unjuk rasa kali ini:
Jalankan reforma agraria sejati
Hentikan bencana asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan serta berikan pengobatan gratis terhadap korban asap
Tolak RUU Pertanahan
Tolak UU KPK
Tolak RUU Ketenagakerjaan
Tarik Mundur Militer dari tanah Papua dan hentikan operasi militer di Papua
Berikan hak demokratis bagi rakyat Papua
Berikan akses seluas-luasnya bagi rakyat untuk menempuh pendidikan terkhusus anak buruh di perkotaan dan anak kaum tani di pedesaan
Berikan lapangan pekerjaan yang pasti bagi tenaga produktif

