Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Mahfud soal Aksi Gibran di Debat: Maunya Mempermalukan, Saya Permalukan Balik
23 Januari 2024 22:25 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03 Mahfud MD bicara soal momen debat bersama dengan cawapres nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka. Menurut Mahfud, dalam debat cawapres pada Minggu (21/1), Gibran tampak mau mempermalukan dirinya. Tetapi, kata dia, malah sebaliknya.
ADVERTISEMENT
"Maunya mempermalukan kan, saya permalukan balik," kata Mahfud dalam acara 'Tabrak Prof' di Kota Semarang, Selasa (23/1).
Mahfud menduga, dalam debat cawapres, pelatih Gibran menganggap dirinya bodoh. Sehingga bisa dipancing dengan gimik dan upaya merendahkan.
"Itu asumsi pelatihnya itu menurut saya menganggap Gibran bodoh dan menganggap saya juga bodoh. Dikiranya bisa dikerjain kayak gitu kan. Jadi, Mas Gibran itu dilatih agar gini-gini (peragain gimik meremehkan) untuk permalukan saya gitu," kata Mahfud.
Padahal, kata Mahfud, soal pertanyaan Gibran dalam debat tidak ada isinya. Menurutnya, bahkan pertanyaan itu receh.
"Makanya saya katakan ini pertanyaan receh. Kenapa receh? karena begini. Kalau orang bertanya sesuatu itu kalau akademis ada latar belakangnya dulu, ini ada peristiwa ini peristiwa ini peristiwa ini, apa menurut Bapak? harusnya gitu," ucapnya.
ADVERTISEMENT
"Ini belum ada peristiwanya langsung tanya apa menurut Bapak tentang ini? itu kan secara akademis untuk anak SD kelas 3. Secara akademis, itu mentah. Makanya saya katakan tidak layak dijawab untuk sebuah forum terhormat," pungkasnya.
Sebelumnya, Gibran sempat menunjukkan gestur membungkuk seolah sedang mencari sesuatu usai Mahfud memberi jawaban tentang cara mengatasi greenflation (inflasi hijau) yang sebelumnya ditanyakan Gibran.
"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. Saya nyari-nyari di mana ini jawabannya? nggak ketemu jawabannya. Saya tanya masalah inflasi hijau, kok malah menjelaskan ekonomi hijau?" kata Gibran.
Gibran kemudian menjelaskan soal inflasi hijau yang dimaksud beserta contoh gerakan rompi kuning di Prancis. Namun, Mahfud menilai jawaban Gibran ngawur dan 'tidak keruan'.
ADVERTISEMENT
Ia pun menolak menjawab pertanyaan Gibran. Mahfud juga melakukan gestur seperti mencari sesuatu atas respons Gibran terhadap jawabannya. Mahfud menilai pertanyaan yang diajukan Gibran bersifat 'recehan' sehingga tidak layak dijawab.
"Kalau akademis itu, gampangnya kalau yang bertanya kayak itu tuh recehan, recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab menurut saya, dan oleh sebab itu saya kembalikan saja ke moderator," ucap Mahfud.