kumparan
6 September 2019 18:50

Malaysia Minta Indonesia Segera Tangani Kabut Asap

Kabut Asap di Palangka Raya
Ilustrasi kabut asap di Kalimantan Jumat (26/7/2019). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Pemerintah Malaysia mendesak Indonesia segera mengambil tindakan untuk menangani masalah kabut asap akibat kebakaran hutan.
ADVERTISEMENT
Desakan tersebut disampaikan oleh Kementerian Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi Malaysia. Mereka menyatakan, pernyataan resmi akan segera dikirimkan ke Pemerintah RI.
"Kami akan mengirimkan nota diplomatik ke Indonesia sehingga tindakan cepat akan dilakukan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran kembali terulang," sebut Kementerian tersebut seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/9).
Diberitakan Reuters, pada Jumat (6/9) berdasar laporan BNPB terdeteksi sebanyak 6.312 titik api yang tersebar di sebelah barat dan tengah Pulau Kalimantan.
Jumlah ini naik pesat dari hari dan bulan sebelumnya. Pada Rabu (4/9) tercatat titik api sebanyak 2.694. Sedangkan Agustus titik api kurang dari seribu.
Wilayah Asia Tenggara kerap berhadapan dengan persoalan asap. Kebakaran hutan yang terjadi di beberapa wilayah termasuk di Kalimantan dan Sumatera jadi penyebabnya.
ADVERTISEMENT
Pada Jumat ini, asap karena kebakaran hutan membuat jarak pandang di Kota Sampit, Kalimantan Tengah, hanya 10 sampai 20 meter. Kualitas udara masuk kategori berbahaya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan