Ma'ruf Amin Ingatkan Jaga Diri dari COVID-19 Tujuan Besar Syariat Islam
·waktu baca 2 menit

Wakil Presiden Ma'ruf Amin kembali mengingatkan pentingnya penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi untuk mencegah terpapar dari virus corona. Ia menegaskan, protokol kesehatan dan vaksinasi bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga masalah agama.
"Karena menjaga diri itu merupakan salah satu daripada tujuan syariah. Ulama menyebutnya salah satu tujuan daripada tujuan besar, yaitu syariat Islam, itu salah satunya menjaga diri dari penularan itu. Di samping ada menjaga agama, menjaga akal," kata Ma'ruf Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta, Kamis (2/9).
Ma'ruf menjelaskan, menjaga kesehatan merupakan tingkat tertinggi dalam syariat Islam. Bahkan, kata dia, para ulama mengatakan menjaga diri dari bahaya yang diduga akan datang menjadi wajib.
"Padahal COVID ini bukan sesuatu yang diduga, tapi sudah diyakini adanya, sudah nyata. Maka itu, berobat daripada penyakit dan menjaga diri dari wabah itu sesuatu kewajiban dan agama [dalam hal tersebut] sebenarnya sejalan. Alhamdulillah kita semua pesantren-pesantren sudah melakukan itu," tuturnya.
Lebih lanjut, Ma'ruf juga mengapresiasi langkah Pondok Pesantren Darunnajah yang sudah memvaksinasi hampir setengah dari santrinya.
"Jadi saya dengar di Darunnajah ini sudah 80% dari 2.100 santri yang sudah divaksin. Artinya sudah hampir memenuhi herd immunity," ujarnya.
Ia pun menyoroti penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat dengan didukung sejumlah sarana seperti tempat cuci tangan, ruang isolasi mandiri, dan melarang keluarga santri untuk menjenguk selama PPKM. Selain itu, terdapat rutinitas baru yang dilakukan santri sebelum pembelajaran, yaitu berjemur bersama sebagai upaya meningkatkan imunitas.
“Saya mengapresiasi pengurus Pesantren Darunnajah yang telah secara konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan PTM, bahkan jauh sebelum pemberlakuan PPKM level 3, dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk memastikan PTM dapat berjalan degan baik,” pungkasnya.
