kumparan
14 Juli 2019 21:17

Ma'ruf: Jadilah Pasirnya Bangunan Indonesia Meski Satu Butir

Joko Widodo bersama Ma'ruf, pidato kemenangan di Sentul International Convention Center (SICC)
Ma'ruf Amin saat menyampaikan pidato kemenangan di Sentul International Convention Center (SICC), Minggu (14/7). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Cawapres terpilih, Ma'ruf Amin, mengajak seluruh rakyat untuk bersatu membangun bangsa. Dia mengatakan, rencana pemerintah ke depan dalam pidato Jokowi bertajuk 'Visi Indonesia', bukan hanya untuk pendukung 01, namun untuk seluruh masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Apa pun agamanya, apa pun sukunya, apa pun etnisnya, baik itu pendukung 01 maupun pendukung 02 dan juga mereka yang tidak mendukung 01 maupun 02. Karena mereka adalah bagian dari semua kita," kata Ma'ruf di SICC, Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7).
Oleh karena itu, Ma'ruf meminta masyarakat agar merapatkan barisan. Ia mengibaratkan Indonesia seperti sebuah bangunan dan mengajak setiap masyarakat mengambil perannya masing-masing.
"Seperti satu bangunan yang satu sama lain saling menguatkan. Karena itu jadilah kita bangunan Indonesia itu. Jadilah kita pasirnya bangunan Indonesia itu walaupun satu butir. Jadilah kita bangunan Indonesia itu walaupun jadi semennya, walaupun satu sendok," katanya.
Joko Widodo bersama Ma'ruf, pidato kemenangan di Sentul International Convention Center (SICC)
Ma'ruf Amin saat menyampaikan pidato kemenangan di Sentul International Convention Center (SICC), Minggu (14/7). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
"Jadilah kita batunya bangunan itu, walaupun satu biji. Jadilah kita besinya Indonesia itu walaupun 1 lembar, agar Indonesia satu sama lain saling menguatkan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Ma'ruf mengimbau agar seluruh masyarakat ikut menjaga Indonesia sebagai warisan pendiri bangsa.
"Negara yang dibangun di atas landasan yang kuat, Pancasila, UUD 1945, negara yang dibangun dengan ikatan yang kuat Bhinneka Tunggal Ika, karena itu marilah negara kita kita rawat kita jaga dengan sekuat kuatnya," tutupnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan