News
·
15 September 2021 19:21
·
waktu baca 2 menit

Ma'ruf Minta Anggaran Atasi Kemiskinan Rp 170 Triliun Tepat Sasaran

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ma'ruf Minta Anggaran Atasi Kemiskinan Rp 170 Triliun Tepat Sasaran (79885)
searchPerbesar
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin ratas terkait pengurangan kemiskinan ekstrem. Foto: Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengungkapkan anggaran untuk program pemberdayaan pengentasan kemiskinan ekstrem sebetulnya cukup besar, yaitu mencapai Rp 170 triliun. Sehingga ia meminta program pemberdayaan melalui UMKM, pelatihan, vokasi, dan padat karya harus tepat sasaran.
ADVERTISEMENT
"Sehingga isu utamanya bukan pada anggaran karena anggaran cukup besar, tetapi bagaimana program atau anggaran dapat efektif dan mengurangi kemiskinan itu. Jadi bukan jumlahnya, tapi pada sasaran. Kuncinya ketepatannya dalam menyasar wilayah dan rumah tangga yang berhak," kata Ma'ruf dalam ratas di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (15/9).
Berdasarkan data BNP2K, anggaran Rp 170 triliun tersebut termasuk untuk membantu UKM, pelatihan dan vokasi, serta padat karya yang jumlahnya sekitar Rp 96,98 T. Dengan anggaran sebesar itu, Ma'ruf meminta program yang sudah ada harus benar-benar efektif.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Ma'ruf Minta Anggaran Atasi Kemiskinan Rp 170 Triliun Tepat Sasaran (79886)
searchPerbesar
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin ratas terkait pengurangan kemiskinan ekstrem. Foto: Setwapres
"Agar efektif, saya minta program-program tersebut dipastikan paling tidak agar dua hal. Pertama, diarahkan pada kabupaten prioritas untuk pengurangan kemiskinan dan meningkatkan kualitas implementasi program. Untuk itu, maka pelaksanaan anggaran tahun 2021 yang sudah dialokasikan, sebagian sudah dijalankan saya kira, tetapi usahakan supaya diarahkan ke 35 kabupaten prioritas tersebut. Karena ini sudah menjadi arahan Presiden," jelasnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Ma'ruf juga dijadwalkan akan mengunjungi 7 provinsi prioritas untuk memantau program percepatan pengurangan kemiskinan ekstrem. Diharapkan lewat kunjungan tersebut, Ma'ruf dapat menyampaikan dan mensosialisasikan program-program kegiatan kementerian dan lembaga terkait masalah kemiskinan.
"Dalam kunjungan tersebut, saya ingin mengajak kementerian terkait untuk berdialog langsung dengan pemda. Saya mohon menteri terkait membantu mempersiapkan segala sesuatunya," pungkasnya.