News
·
8 Oktober 2020 23:53

Massa Perusuh Demo Tolak Omnibus Law di Harmoni Bubar, Situasi Kembali Kondusif

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Massa Perusuh Demo Tolak Omnibus Law di Harmoni Bubar, Situasi Kembali Kondusif (1065)
Seorang demonsran melempari polisi saat unjuk rasa menolak Omnibus Law di Jakarta, Kamis (8/10/2020). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
Bentrokan antara massa perusuh demo tolak Omnibus Law dengan polisi di Harmoni, Jakarta Pusat, akhirnya mereda. Kerusuhan sudah terjadi sejak siang hingga sore tadi.
ADVERTISEMENT
Massa sudah terlihat membubarkan diri. Bahkan di beberapa lokasi lain seperti di Bundaran HI hingga Jalan MH Thamrin, lebih dulu bubar sekitar pukul 19.30 WIB. Jalanan juga sudah kembali dilalui pengendara.
Petugas kebersihan mulai membersihkan jalanan dari sisa sampah botol, batu, dan benda sisa pembakaran oleh massa.
Sebelumnya sekitar pukul 22.00 WIB, massa perusuh masih bertahan meski diguyur hujan. Mereka bertahan sambil sesekali melempar batu, petasan, dan berbagai jenis benda lainnya ke polisi.
Massa Perusuh Demo Tolak Omnibus Law di Harmoni Bubar, Situasi Kembali Kondusif (1066)
Para petugas gabungan dari PPSU Kelurahan, Sudin Bina Marga dan Sudin Lingkungan Hidup melakukan pembersihan dan perbaikan sementara kerusakan pasca aksi unjuk rasa, Kamis (8/10). Foto: Twitter @kominfotikjp
Sejauh ini, Polda Metro Jaya sudah mengamankan ribuan orang. Mereka diduga dari kelompok Anarko. Dipastikan tak ada massa dari kelompok buruh maupun mahasiswa yang terlibat kerusuhan saat demo.
“Memang kita lakukan satu kegiatan mengamankan sejak Sore tadi sekitar kurang lebih 1.000, yang kita amankan Anarko-anarko yang mencoba melakukan kerusuhan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam wawancara dengan KompasTV, Kamis (8/10).
ADVERTISEMENT
“Mereka rata-rata, tidak ada sama sekali buruh dan mahasiswa, mereka memang pengangguran yang datang dari beberapa daerah, baik menggunakan kereta api dan truk-truk,” tambahnya.