News
·
9 November 2020 17:50

Masyumi Reborn Sudah Tempatkan Kader di 29 Provinsi untuk Bangkitkan Partai

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Masyumi Reborn Sudah Tempatkan Kader di 29 Provinsi untuk Bangkitkan Partai (58582)
Petinggi KAMI Ahmad Yani. Foto: Dok. Istimewa
Partai Masyumi Reborn mulai mempersiapkan diri untuk kembali eksis di kancah perpolitikan Indonesia. Salah satu deklarator Masyumi Reborn, Ahmad Yani, mengatakan saat ini pihaknya telah memiliki kader atau pengurus yang berada di 29 provinsi untuk mengaktifkan kembali partai yang sempat dibubarkan di era Presiden Sukarno itu.
ADVERTISEMENT
"Masyumi itu sesungguhnya sekarang ini sudah mulai memenuhi karena dalam rangka untuk membentuk itu maka dibentuk badan penyelidik usaha, persiapan pendirian partai politik Islam dalam kerangka operasional itu maka berdiri namanya PIM 411, panitia persiapan pembentukan partai Islam ideologis itu," kata Yani saat dihubungi, Senin (9/11).
"Sekarang ini sudah berdiri di 29 provinsi panitia-panitia persiapan itu. Itu yang SK terus ditambah mandat dan tugas. Jadi hampir seluruh Indonesia sudah punya personal untuk mengaktifkan kembali Partai Masyumi itu," sambungnya.
Eks Politikus PPP itu pun mengatakan Partai Masyumi Reborn akan segera menunjuk ketua umum setelah majelis syuro partai terbentuk. Dia menyebut nama Ustaz Bachtiar Nasir dan Ustaz Abdul Somad menjadi beberapa nama yang diusulkan sebagai caketum.
ADVERTISEMENT
"Banyak sekali (caketum) ada Ustaz Bachtiar Nasir ada calonnya juga dicalonkan UAS. Nanti di musyawarah banyak tokoh-tokoh juga biar enggak kehilangan," kata dia.
Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan alasan Partai Masyumi kembali didirikan untuk merebut suara konstituen Islam yang belum memilih partai Islam dalam Pemilu 2019. Yani mengatakan, suara partai Islam seperti PKB, PKS, PPP, PBB belum memuaskan.
"(Pemilu) 2019 itu suara parpol Islam tiga parpol berasaskan Islam PPP, PKS, PBB ditambah dua parpol berbasiskan Islam PAN dan PKB suaranya sangat memprihatinkan hanya 29 persen. Kalau dibandingkan dengan suara Masyumi yang kemarin hampir mendekati 50 persen itu kan jauh betul," kata dia.
"Artinya ada sekitar 25 persen lagi suara umat Islam itu belum menentukan pilihannya kepada partai-partai tadi yang masih bertebaran di partai lain. Itulah kehadiran Masyumi ini sebenarnya untuk memanggil kembali suara-suara itu," tandas Yani.
ADVERTISEMENT