Melania Trump kampanye di Atglen-Pennsylvania,

Melania di Kampanye Terakhir Sindir Keras Biden: Mengapa Kita Mesti Percaya Dia?

3 November 2020 13:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ibu negara AS Melania Trump menghadiri acara kampanye di Atglen, Pennsylvania, Amerika Serikat. Foto: Hannah Mckay/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ibu negara AS Melania Trump menghadiri acara kampanye di Atglen, Pennsylvania, Amerika Serikat. Foto: Hannah Mckay/REUTERS
ADVERTISEMENT
Ibu Negara Melania Trump memberikan pidato dalam kampanye solo ke-empatnya pada Senin (2/11) sore di Huntersville, North Carolina.
ADVERTISEMENT
Mengutip CNN, pidato First Lady kali ini terlihat lebih agresif jika dibandingkan dengan pernyataan publik yang dia berikan selama di Gedung Putih.
"Mengapa kita harus mempercayai Joe Biden ketika dia menyatakan dia dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik? Yang harus Anda lakukan adalah melihat kembali 47 tahun kehidupan politiknya untuk menentukan apakah Anda pikir dia tiba-tiba mampu mendahulukan rakyat Amerika," kata ibu negara seraya menggemakan dukungan kepada Suaminya.
Presiden AS Donald Trump dan ibu negara AS Melania Trump menjadi tuan rumah acara Halloween di Gedung Putih di Washington, AS, Minggu (25/10). Foto: KEN CEDENO/REUTERS
Melania Trump juga membahas soal perlakuan diskriminatif yang diterima staf dan pendukung Trump.
"Karena tindakan intoleransi dan bahkan kekerasan, orang Amerika yang jujur dan pekerja keras terkadang takut memasang atribut Trump di halaman mereka," kata Melania.
"Anggota staf Gedung Putih kami telah dikeluarkan dari restoran hanya untuk melayani mereka. Bahkan perusahaan teknologi besar sekarang secara politis menyensor kami. Semua ini dari kelompok kiri yang seharusnya toleran, "lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Ibu negara yang bulan lalu harus berhadapan dengan virus corona, mengatakan kepada sekitar 250 peserta, yang sebagian besar mengenakan masker, bahwa media dan Demokrat mempolitisasi pandemi tersebut.
"Demokrat, bersama dengan media, telah berusaha menjadikan COVID-19 sebagai topik yang paling bermuatan politik, terpolarisasi, dan memecah belah dalam dekade terakhir. Alih-alih bekerja dengan pemerintah kami untuk menyatukan dan melindungi negara kami, mereka hanya berusaha menyerang kami," lanjut Melania.
Gaya Melania Trump saat hadir di acara Debat Capres AS. Foto: Win McNamee/Getty Images
Virus corona di Amerika Serikat telah melonjak di seluruh negeri. Para ahli termasuk mereka yang berada di gugus tugas COVID-19 Gedung Putih yakni Dr. Deborah Birx dan Dr. Anthony Fauci, memperingatkan tentang ancaman virus di musim dingin. Belum ada rencana pemerintah pusat yang komprehensif untuk pencegahan.
ADVERTISEMENT
Ibu negara rencananya akan memberikan suara sendiri pada Selasa pagi (3/11) waktu setempat di Palm Beach, Florida, tempat dia terdaftar, sebelum kembali ke Gedung Putih.
Mengutip Reuters, dalam jajak pendapat nasional menunjukkan Biden mengungguli Trump.
Persaingan ketat berlanjut di Florida, Carolina Utara dan Arizona. Jajak pendapat menunjukkan, sementara Trump tertinggal 7 poin persentase dari Biden di Pennsylvania dan 10 poin persentase di Michigan dan Wisconsin. Dari pemilih negara bagian yang disurvei, 43% mengatakan mereka telah memilih.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten