News
·
22 Desember 2020 8:21

Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos (105433)
Gibran Rakabuming Raka tiba di kantor DPP PDIP. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, disebut-sebut memberi rekomendasi hingga akhirnya PT Sri Rejeki Isman Textile Tbk (PT Sritex) mendapat proyek pengadaan tas untuk bansos sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos).
ADVERTISEMENT
Kabar ini mencuat di media sosial tak lama setelah terkuaknya kasus suap dan korupsi yang melibatkan Menteri Sosial, Juliari Batubara, oleh KPK.
Setelah ramai kabar tersebut, nama Gibran pun jadi ramai diperbincangkan. Bahkan, muncul tagar #tangkapanakpaklurah. Pak Lurah yang dimaksud disebut-sebut adalah Jokowi.

Bantah Keras Terlibat Urusan Bansos

Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos (105434)
Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menggelar jumpa pers terkait hasil hitung cepat internal partai di kantor DPC PDI Perjuangan, Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
Calon Wali Kota Solo itu membantah tudingan terlibat polemik dengan merekomendasikan pembuatan tas bansos ke PT Sritex dari dana bansos.
"Itu (tudingan korupsi bansos) enggak bener. Saya tidak pernah merekomendasikan atau memerintahkan, ikut campur dalam urusan Bansos. Apalagi mereka merekomendasikan goodie bag, nggak pernah seperti itu," kata Gibran usai blusukan di Kampung Banyuagung, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Senin (21/12).
ADVERTISEMENT
Suami Selvi Ananda ini meminta semua pihak untuk bisa mengecek persoalan itu ke KPK dan mengecek PT Sritex.
"Jadi itu cerita yang tidak benar. Silakan tangkap kalau ada bukti. Tidak bisa dibuktikan kalau mau korupsi kok kenapa korupsinya baru sekarang, enggak dulu dulu," tegas dia.

Persilakan Cek Dana Kampanye Pilwalkot

Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos (105435)
Bantuan paket sembako (bansos) dari Presiden Joko Widodo. Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Terseret dalam skandal dana bansos membuat Gibran tak tinggal diam. Ia menantang pembuktian pernyataan yang menyebut dana bansos mengalir untuk kepentingan pemenangannya di Pilwalkot Solo.
"Soal itu ya silakan saja tangkap kalau ada bukti jelas. Dana kampanye Pilwalkot Solo saya bisa dicek lewat LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara)," jelas Gibran.
Untuk mengecek dana kampanye Pilwalkot Solo, Gibran mengarahkan kepada Bendahara II DPC PDIP, Roro Indradi Sarwo Indah. Ia memastikan tidak ada yang ditutup-tutupi berkaitan dana kampanye.
ADVERTISEMENT
"Aksesnya ada, sekarang bisa dicek sendiri sumber dana kampanye Pilwalkot 9 Desember pada bendahara partai dan LHKPN di KPK. Nggak pernah ada yang namanya ditutup-tutupi," ucap dia.

Hanya Sebatas Kenal Juliari Batubara

Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos (105436)
Menteri Sosial Juliari P Batubara mengenakan baju tahanan KPK usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Gibran juga membantah telah bertemu dengan Juliari dan terlibat dalam dugaan suap bansos COVID-19. Ia mengaku hanya sebatas kenal saja dan tak lebih dari itu.
"Ketemu saja saya tidak pernah. Hanya sebatas kenal saja. Apalagi ikut campur masalah proyek Bansos COVID-19 tidak pernah rekomendasikan bikin goodie bag ke PT Sritex," jelasnya.

Bakal Selesaikan Masalah Ini Tanpa Jokowi

Bos Chilli Pari itu merasa sangat dirugikan atas pemberitaan yang tidak jelas sumbernya. Ia meminta siapa pun yang bisa membuktikan keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi Juliari untuk segera membuktikannya.
ADVERTISEMENT
"Saya merasa dirugikan. Enak saja menulis berita-berita enggak bener kayak gitu, enggak ada buktinya, sumber tidak jelas. Dibuktikan saja dan saya nggak takut," tegas Gibran.
Gibran juga menyebut bakal berkomunikasi dengan Jokowi terkait masalah ini. Namun, ditegaskannya bahwa masalah ini akan diselesaikan sendiri.
"Saya akan selesaikan sendiri, enggak sedikit-sedikit sama Bapak (Jokowi). Malam ini saya telepon," tutur Gibran.

Klarifikasi PT Sritex

Mencuatnya Nama Gibran di Tengah Bau Amis Skandal Bansos (105437)
Pabrik Sritex Sukoharjo. Foto: Dok. Sritex
PT Sritex pun kemudian memberikan klarifikasinya atas pemberitaan keterlibatan Gibran dalam pengadaan goodie bag bansos Kemensos. Transaksi pemesanan dilakukan langsung oleh PT Sritex dan kementerian melalui mekanisme penunjukan langsung.
"Pihak PT Sritex dihubungi oleh Kemensos mengenai kebutuhan tas goodie bag pada Bulan April 2020 lalu," kata Corporate Communication Head PT Sritex, Joy Citradewi, dikutip Bengawan News --partner 1001 media kumparan.
ADVERTISEMENT
Joy juga membantah adanya keterlibatan Gibran dalam transaksi tersebut. "Kami tidak pernah membuka komunikasi apa pun dengan Saudara Gibran Rakabuming Raka terkait pengadaan ini," tutup Joy.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: