Mendagri Ajak Kepala Daerah Bantu Bencana Sumatera: Bisa Pakai Anggaran BTT

3 Desember 2025 18:51 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendagri Ajak Kepala Daerah Bantu Bencana Sumatera: Bisa Pakai Anggaran BTT
Mendagri mendorong daerah dengan anggaran BTT besar bisa langsung mentransfer hibah ke pemda terdampak bencana Sumatera.
kumparanNEWS
Foto udara Jembatan Beutong Ateuh Banggalang yang putus diterjang banjir bandang di jalan lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah di Desa Kuta Teugong, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara Jembatan Beutong Ateuh Banggalang yang putus diterjang banjir bandang di jalan lintas tengah Nagan Raya-Aceh Tengah di Desa Kuta Teugong, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Minggu (30/11/2025). Foto: Syifa Yulinnas/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para kepala daerah se-Indonesia ikut membantu bencana banjir dan longsor di Sumatera. Bantuan bisa diberikan melalui anggaran belanja tidak terduga (BTT).
ADVERTISEMENT
Ia pun sudah meneken Surat Edaran sebagai payung hukum untuk kepala daerah melakukan transfer dananya ke daerah yang terdampak bencana, atau bisa dengan mengirimkan bantuan dalam bentuk lainnya.
“Saya membuat surat edaran yang sudah kami keluarkan tanggal 1 Desember kemarin kepada, dan saya sudah zoom meeting-kan kepada seluruh kepala daerah seluruh indonesia,” kata Tito dalam konferensi pers bersama penanganan bencana Sumatera di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu (3/12).
Keterangan pers perkembangan penanggulangan bencana Sumatera, Rabu (3/12/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
Tito mengungkapkan, anggaran BTT itu pada akhir tahun seperti ini biasanya setiap daerah sudah menipis. Tapi, menurutnya, beberapa daerah masih ada yang memiliki anggaran BTT yang cukup besar.
“Anggaran BTT mereka, bisanya mereka di daerah menggunakan belanja tidak terduga. rata-rata sudah sangat tipis sekali, padahal itu andalan mereka,” ujarnya.
Tim Unit Polsatwa K-9 bersama personel Polres Tapanuli Utara melakukan pencarian korban di Tapanuli Utara. Foto: Instagram/ @baharkam_polri
Ia berharap para kepala daerah yang masih memiliki cukup simpanan agar segera memberikan bantuan. Surat edaran yang diterbitkannya bisa jadi dasar hukum untuk mengirimkan hibah.
ADVERTISEMENT
“Ada sudah yang sudah berikan, saya tahu bu Khofifah sudah langsung berangkat ke Sumut ke Medan, kemudian 2 hari lalu, beliau berikan bantuan dalam bentuk barang. Gubernur Bengkulu, melalui Baznasnya Rp 3 miliar sudah diberikan kepada daerah terdampak. Sulsel Rp 1,5 miliar, terima kasih,” pungkasnya.