Mengapa BS Pilih Bank BJB Jadi Sasaran Perampokan demi Bayar Utang?
·waktu baca 2 menit

Pelaku perampokan Bank BJB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, berinisial BS (43) telah diamankan pihak kepolisian. Aksinya berhasil digagalkan berkat keberanian satpam bank tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, pelaku telah melakukan survei sebelum melancarkan aksinya.
"Pelaku sudah men-survei di lokasi tersebut dan memang ada beberapa bank yang ada di situ," kata Budhi saat dihubungi, Jumat (8/4).
Kemudian, lanjut Budhi, pelaku akhirnya memutuskan untuk merampok bank BJB. Dari pengakuannya, dia menilai bahwa bank itu relatif sepi dibanding bank lainnya.
"Pelaku menilai yang paling sepi bank tersebut," ujarnya.
Pelaku kemudian langsung memasuki bank tersebut dan menodongkan sepucuk pistol jenis airsoft gun. Dia sempat meletuskan senjatanya tersebut dan membuat satpam bank tahu pistol yang dibawanya bukanlah senjata api.
Kemudian satpam yang diketahui berinsial F itu langsung meringkus pelaku dan mengamankannya.
Pelaku nekat melakukan itu karena terlilit utang Rp 5 miliar dengan 12 orang. Saat itu, diharuskan membaya Rp 1,5 miliar di antaranya. Jatuh temponya Jumat.
Polisi menyebut uang itu dipakai untuk keperluan bisnis, tapi tak pernah disebutkan bisnis apa yang dijalani pegawai bank swasta bergaji Rp 60 juta per bulan itu.
Atas aksinya itu, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 365 Juncto Pasal 53 KUHP serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman 10 tahun penjara.
