kumparan
12 Juni 2019 17:28

Menhan Pastikan Situasi Aman Jelang Sidang Sengketa Pilpres

Konferensi pers Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu
Konferensi pers Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, di Gedung AH Nasution, Kemhan RI, Rabu (12/6). Foto: Muhammad Darisman/kumparan
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan situasi keamanan jelang sidang putusan sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK) berlangsung kondusif. Ryamizard mengaku belum menemukan tanda-tanda akan terjadi kerusuhan seperti 22 Mei lalu.
ADVERTISEMENT
“Situasi keamanan, baik. Saya baru saja selesai rapat membicarakan itu semua. Jadi, baik. Diharapkan sampai menjelang tanggal 24 Juni (pemeriksaan persidangan) semua tetap baik,” ujar Ryamizard di Gedung AH Nasution, Kantor Kemhan RI, Rabu (12/6).
Ia juga menyatakan hingga saat ini belum ada potensi pergerakan massa dari berbagai daerah untuk menyambangi MK saat persidangan digelar. Meski begitu, ia tetap was-was akan adanya niat rusuh yang ia nilai sebagai gerakan radikal.
“Sementara belum ada (potensi massa dari daerah), kemarin kan ditakutkan. Kita tunggu saja dari Pemda, ya, tapi kelihatannya belum ada. Menurut saya pasti ada saja (niat rusuh), siapa? Ya, radikal-radikal itu, yang tidak suka Pancasila, pasti,” jelasnya.
Sidang pendahuluan MK akan digelar pada Jumat (14/6). Dilanjutkan dengan pemeriksaan persidangan pada 17-24 Juni, serta rapat permusyawaratan hakim pada 25-27 Juni. Adapun sidang putusan dijadwalkan digelar pada 28 Juni.
ADVERTISEMENT
Untuk mengantisipasi kerusuhan, Ryamizard meminta aparat keamanan bertindak tegas. “Jadi sudah saatnya kita harus bicara dengan tegas begitu, ya, kita secara profesional-lah. Mulai sekarang kita ingatkan, polisi mengingatkan,” ujarnya.
“Nanti kalau begini, harus begini, sudah diingatkan. Kalau terjadi, dihukum, begitu, ya, jangan marah,” tegas Ryamizard.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan