kumparan
3 September 2019 12:39

Menhub Minta KNKT Investigasi Kecelakaan Tol Cipularang dalam Sepekan

Menhub, Budi Karya Sumadi di Kemenkopolhukam
Menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi di Kemenkopolhukam. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Kecelakaan beruntun terjadi di KM 91 ruas Tol Cipularang, Jawa Barat. Untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan KNKT dan Dirjen Perhubungan Darat untuk menyelidiki.
ADVERTISEMENT
"Pertama kami prihatin atas kejadian itu, memang harus ada evaluasi yang mendasar. Saya menugaskan Dirjen Darat dan KNKT untuk mengevaluasi selain hal-hal yang sudah terlihat kasat mata yang tak taat aturan dan sebagainya," kata Budi di Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (3/9).
Olah TKP, Kecelakaan Cipularang KM 91
Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Foto: ANTARAFOTO/Raisan Al Farisi
Ia juga meminta kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menganalisis konstruksi jalan di titik kecelakaan di Tol Cipularang yakni di KM 91 tersebut. Menhub mengaku sudah ada tim yang akan bekerja selama satu pekan untuk menyelidiki peristiwa ini.
"Saya minta untuk kerja samanya dengan ITB, bisa jadi ini berkaitan dengan alignment dari jalan. Oleh karenanya kita baru tugaskan kemarin dan mungkin kita butuhkan kalau yang berkaitan dengan teknis struktural kita butuhkan paling tidak satu minggu untuk menganalisis apa yang terjadi," jelas Budi.
Kepolisian olah TKP di lokasi kecelakaan tol Purbaleunyi km 91
Kepolisian olah TKP di lokasi kecelakaan tol Purbaleunyi km 91. Foto: Dok. Jasa Marga
Kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang menyebabkan setidaknya 8 orang meninggal dunia. Kecelakaan itu melibatkan 20 kendaraan.
ADVERTISEMENT
Peristiwa maut itu bermula saat kendaraan jenis truk dump bernomor polisi B 9763 UIT bermuatan tanah melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun, secara tiba-tiba truk hilang kendali hingga terbalik.
Usai truk terbalik, terjadi antrean kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Namun secara tiba-tiba datang kendaraan jenis truk dump lainnya yang menabrak 18 kendaraan yang berada dalam antrean itu. Kecelakaan beruntun pun tak terhindarkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan