kumparan
15 November 2019 11:35

Menhub Tinjau Reklamasi Pelabuhan Benoa

Budi Karya Sumadi, Wayan Koster, POSTER
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau reklamasi Pelabuhan Benoa, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kawasan reklamasi Pelabuhan Benoa. Menhub Budi meninjau Pelabuhan setelah pihak Pelindo III dan Gubernur Bali berdamai usai berseteru terkait matinya kawasan mangrove di Pelabuhan Benoa.
ADVERTISEMENT
“Saya berterima kasih kepada Gubernur yang sudah mendukung pembangunan Pelabuhan Benoa. Benoa ini sangat penting, terutama berkaitan dengan tourism. Karena hampir setiap bulan dua kali kapal cruise datang ke sini,” kata Budi sebelum meninjau lokasi Pelabuhan Benoa, Denpasar, Jumat (15/11).
Reklamasi Pelabuhan Benoa, Budi Karya Sumadi, Wayan Koster
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau reklamasi Pelabuhan Benoa, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Pantauan kumparan, Budi tiba di Pelabuhan Benoa pukul 09.30 WITA. Lalu, dia bertemu dengan Direktur Utama PT Pelindo III Agung Doso, Gubernur Bali Wayan Koster, dan sejumlah pejabat Kemenhub lainnya.
Setelah satu jam rapat tertutup. Para pejabat ini lalu meninjau kondisi Pelabuhan Benoa. Menurut Budi, dengan adanya Pelabuhan Benoa ini Bali sebagai destinasi wisata semakin memiliki pertahanan dan daya tarik yang kuat.
“Dengan penumpang yang lebih dari 1.000. Bayangin kalau mereka itu datang sebulan dua kali ada 2.500 lebih. Dan ini harus ditangani. Pelindo III sudah mempersiapkan dermaga yang baik, pelayanan yang baik,” kata Budi.
Reklamasi Pelabuhan Benoa, Budi Karya Sumadi, Wayan Koster
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau reklamasi Pelabuhan Benoa, Bali. Foto: Denita BR Matondang/kumparan
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster dibuat geram oleh Pelindo III karena kawasan mangrove mati. Koster meminta 70 hektare kawasan Pelabuhan Benoa disulap jadi lahan hutan kota, terminal gas Pertamina, dan tempat upacara.
ADVERTISEMENT
Dia juga meminta restoran Jepang, watersport dan parkiran helipad di kawasan reklamasi, ditutup. Selang beberapa bulan, Pelindo III tunduk mengerjakan permintaan Koster. Mereka sedang negosiasi dengan pemilik restoran hingga helipad.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan