Crime Story Panti Asuhan Maut-cover story

Menjemput Ajal di Panti Asuhan Maut (2)

23 September 2021 19:47
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Muhammad Ziqli masih berusia 6 bulan saat diam-diam dititipkan ibunya ke Panti Asuhan Yayasan Tunas Bangsa milik Lili Nurhayati. Setahun kemudian, Lili datang ke rumah nenek Ziqli. Ia mengabarkan Ziqli meninggal—dengan kondisi tubuh penuh luka.
Kenapa Ziqli meninggal? Adakah kejanggalan di balik kematiannya? Lagipula, mengapa Ziqli—yang masih punya orang tua—dititipkan di panti asuhan? Dan benarkah ada anak-anak lain yang juga menjemput ajal di panti asuhan itu?
kumparan menelusuri kembali kasus Panti Asuhan Tunas Bangsa yang bikin geger pada 2017. Langganan kumparan+ untuk menyimak kisah lengkapnya.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Ini bukan panti biasa. Anak-anak diberi makanan kedaluwarsa. Mereka dipukuli, ditendangi, dan dibiarkan sekarat. Tujuh bocah akhirnya meninggal. Enam di antaranya konon dikubur begitu saja di satu kamar. Panti asuhan macam apa ini? Klik di bawah.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten