News
·
27 Februari 2021 20:43

Menkes: Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksin Corona untuk Vaksinasi Mandiri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menkes: Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksin Corona untuk Vaksinasi Mandiri (25818)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/2). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin hingga kini masih belum menetapkan harga vaksin corona untuk vaksinasi mandiri atau gotong royong.
ADVERTISEMENT
Hal ini dikarenakan PT Bio Farma selaku importir tunggal yang ditunjuk Kemenkes belum menemukan produsen vaksin yang cocok untuk digunakan pada vaksinasi mandiri.
"Jadi vaksin gotong royong atau mandiri akan dilakukan oleh BUMN Bio Farma. Dan mereka yang menentukan produsen mana yang digunakan," kata Budi saat mengunjungi Pondok Pesantren Bumi Sholawat di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (27/2), dikutip Antara.
Budi menjelaskan, harga vaksin corona untuk vaksinasi mandiri baru akan ditetapkan setelah ada pertemuan antara pihak Bio Farma dengan produsen vaksin.
Sejauh ini, Bio Farma tengah menjajaki kerja sama dengan produsen vaksin luar negeri Sinopharm asal China, dan Moderna dari Amerika Serikat.
Menkes: Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksin Corona untuk Vaksinasi Mandiri (25819)
Prajurit TNI berjaga di dekat Envirotainer berisi bahan baku vaksin COVID-19 Sinovac, di Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/2/2021). Foto: M Agung Rajasa/ANTARA FOTO
"Sehingga pemerintah belum bisa menentukan harga batas atas dan bawah dari vaksin tersebut," ucap dia.
ADVERTISEMENT
Budi memastikan besaran harga atas dan bawah untuk vaksin mandiri akan segera diumumkan setelah sudah ada kesepakatan tarif antara Bio Farma dengan produsen tersebut.
"Kalau sudah diajukan kami akan melihat dan menentukan harganya berapa," tutup dia.
Sesuai Permenkes Nomor 10 Tahun 2021 menyatakan besaran tarif maksimal untuk pelaksanaan vaksinasi gotong royong akan ditetapkan oleh Menkes Budi Gunadi. Aturan ini tertuang dalam Pasal 23 ayat (1).
Menkes: Pemerintah Belum Tetapkan Tarif Vaksin Corona untuk Vaksinasi Mandiri (25820)
Infografik alasan vaksinasi corona harus 2 kali. Foto: Tim Kreatif kumparan