News
·
2 Maret 2021 12:40

Menristek: Indonesia Tahun Ini Harus Punya ICU Ventilator Buatan Sendiri

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menristek: Indonesia Tahun Ini Harus Punya ICU Ventilator Buatan Sendiri (259681)
Ventilator COVENT-20 buatan Universitas Indonesia. Foto: Universitas Indonesia
Menristek Bambang Brodjonegoro mendorong Indonesia mandiri dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Mulai dari produksi obat-obatan hingga fasilitas dan alat pendukung kesehatan.
ADVERTISEMENT
Salah satu alat kesehatan yang didorong Bambang adalah ICU ventilator. Ia berharap ICU ventilator buatan dalam negeri bisa dipakai mulai 2021 untuk penanganan pandemi COVID-19, karena sejumlah pihak sedang menguji klinis.
"Indonesia tahun ini harus punya ICU ventilator yang dikembangkan sendiri, bukan impor, dikembangkan sendiri, saya cukup gembira beberapa pihak sudah mulai, ada yang sudah siap uji klinis," ujar Bambang saat konferensi pers 1 tahun pandemi COVID-19, Selasa (2/3).
"Kita harap tahun ini bisa jadi awal bahwa lama kelamaan kemandirian kesehatan bisa kita lakukan," imbuhnya.
Menristek: Indonesia Tahun Ini Harus Punya ICU Ventilator Buatan Sendiri (259682)
Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro. Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Selain itu, Bambang memastikan inovasi penanganan pandemi COVID-19 yang lain juga terus diupayakan. Mulai dari vaksinasi nasional, produksi obat-obatan, hingga pengembangan PCR test dengan air liur.
ADVERTISEMENT
"Tahun ini kita akan melakukan sedikit perubahan pada konsorsium dengan tetap berupaya melahirkan temuan atau inovasi yang bisa membantu penanganan COVID-19," ujarnya.
Menristek: Indonesia Tahun Ini Harus Punya ICU Ventilator Buatan Sendiri (259683)
Seorang dokter mengoperasikan alat bantu pernafasan di ruang ICU Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin (6/4). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Meski demikian, Bambang mengatakan, pengembangan inovasi dan penelitian juga selalu ada masalah. Namun ia yakin dengan kerja sama semua pihak hambatan masalah tersebut bisa teratasi.
Kita sendiri itu harus diganti dengan kita semua, kolaborasi semua pihak yang punya tujuan sama. Saya ajak Litbangkes makin erat melakukan kegiatan kolaborasi riset dan inovasi di bawah konsorsium agar tak ada dualisme versi Litbangkes atau Eijkman.
-Menristek
Salah satu ventilator yang dikembangkan anak bangsa adalah CONVENT-20 buatan peneliti Universitas Indonesia (UI). Alat ini sudah lulus uji klinis dan mulai diproduksi dan didistribusikan.