kumparan
News2 April 2020 13:25

Menteri Abdul Halim Minta Balai Desa hingga Sekolah Jadi Tempat Isolasi COVID-19

Konten Redaksi kumparan
Tes Kesehatan Desa Pisak, Bengkayang, Kalbar
Petugas kesehatan Desa Pisak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat melakukan tes kesehatan terhadap warga yang bekerja di Malaysia. Foto: Dok. Kemendes PDTT
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta relawan desa lawan COVID-19 menyiapkan tempat isolasi. Hal itu tertuang dalam protokol relawan desa lawan COVID-19.
ADVERTISEMENT
Ia mengatakan ada sejumlah gedung yang bisa untuk sementara dijadikan tempat isolasi. Khususnya orang dalam pemantauan (ODP) yang jumlahnya bertambah usai adanya gelombang mudik.
"Ruang isolasi bisa di sekolah, tempat ibadah, balai desa atau rumah warga yang dipinjamkan," demikian protokol yang dikeluarkan Abdul Halim, Rabu (1/4).
Selain itu, ia mengingatkan relawan desa lawan COVID-19 agar memastikan tempat isolasi itu layak. Seperti tersedia sarana mandi, cuci dan kakus (MCK), tempat tidur, dan keperluan lainnya.
"Ruang isolasi dimanfaatkan untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) di desa setempat," imbuh mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut.
Tes Kesehatan Desa Pisak, Bengkayang, Kalbar
Petugas kesehatan Desa Pisak, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat melakukan tes kesehatan terhadap warga yang bekerja di Malaysia. Foto: Dok. Kemendes PDTT
Menurutnya, isolasi itu di gedung balai desa hingga sekolah itu dapat menjadi pilihan. Mengingat, kata dia, tak semua rumah di desa memiliki kamar yang cukup untuk dijadikan ruang isolasi terkait virus corona.
ADVERTISEMENT
"Itu karena tidak semua warga desa punya cukup kamar di rumah. Gimana mau isolasi rumah kalau enggak ada kamar, solusinya gunakan gedung sekolah dasar dan balai desa, tinggal disekat-sekat untuk kamar," tegas Abdul Halim.
Sebelumnya, Kemendes PDTT mengeluarkan Surat Edaran Nomor 8 tahun 2020 tertanggal 24 Maret 2020 tentang Desa Tanggap Corona dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Dalam edaran itu terdapat perintah pembentukan relawan desa dan memanfaatkan dana desa untuk mencegah penyebaran virus corona.
Surat Edaran tersebut sekaligus merujuk pada instruksi Presiden Jokowi untuk sama-sama memerangi pandemi global. Serta, upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa ditengah-tengah wabah COVID-19.
--------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan