News
·
22 Juni 2021 10:33
·
waktu baca 3 menit

Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Capai Netral Karbon ke Menteri Lingkungan Ceko

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Capai Netral Karbon ke Menteri Lingkungan Ceko (80510)
searchPerbesar
Kementerian ESDM menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Richard Brabec, 21 Juni 2021. Foto: Dok. esdm.go.id
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Richard Brabec beserta para delegasi dari pejabat pemerintah dan kalangan bisnis Republik Ceko, Senin (21/6).
ADVERTISEMENT
Dalam kesempatan ini, Arifin didampingi jajaran pimpinan eselon I di lingkungan Kementerian ESDM.
Di hadapan pemerintah Ceko, Arifin memaparkan strategi jangka panjang mengenai penurunan emisi gas rumah kaca di sektor energi untuk mencapai netralitas karbon di Indonesia.
Netralitas karbon dapat dicapai melalui pengembangan potensi EBT secara masif, interkoneksi transmisi dan pengembangan sistem smart grid, penurunan penggunaan energi fosil, dan penerapan teknologi energi bersih pada pembangkit listrik berbasis energi fosil yang ada, serta pengembangan kendaraan listrik.
"Indonesia berkomitmen melakukan transisi pembangunan menuju rendah karbon dan ketahanan iklim secara bertahap guna mencapai target pengurangan emisi sebesar 29% pada tahun 2030 atau 41% dengan dukungan internasional," jelasnya dalam keterangan resmi Kementerian ESDM.
Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Capai Netral Karbon ke Menteri Lingkungan Ceko (80511)
searchPerbesar
Pembangunan PLTA Jatigede dengan kapasitas 2x25 MegaWatt di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Foto: PLN
Saat ini, sambung Arifin, kontribusi EBT sudah mencapai 11,2% yang didominasi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan PLT Panas Bumi (PLTP). Pemerintah juga tengah menyusun Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) dengan menetapkan penambahan kapasitas pembangkit EBT sekitar 38 Giga Watt (GW) di tahun 2035.
ADVERTISEMENT
"Solar PV jadi prioritas mengingat biaya investasi yang relatif lebih murah, durasi instalasi yang singkat, serta memiliki potensi sumber yang besar," ungkap Arifin.
Indonesia diberkati lebih dari 400 GW potensi EBT yang tersebar di seluruh negeri dengan rincian solar sekitar 208 GW, disusul PLTA 75 GW, sumber lainnya berasal dari Angin, Bioenergi, Panas Bumi dan Laut.
Untuk itu, Pemerintah Indonesia bersedia bertukar pengalaman dengan Republik Ceko dalam dalam hal percepatan phasing-out batubara dalam penyediaan energi, pembangkit listrik tenaga air, waste-to-energy, biofuel, teknologi CCUS, smart grid, dan lain-lain.
Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Capai Netral Karbon ke Menteri Lingkungan Ceko (80512)
searchPerbesar
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup Republik Ceko Richard Brabec, 21 Juni 2021. Foto: Dok. esdm.go.id

Potensi Kerja Sama Sektor Energi

Sementara itu, Richard Brabec yang didampingi Dubes Besar Republik Ceko untuk Indonesia, Deputy Minister of Trade and Industry, President of Confederation of Industry Ceko, menawarkan kerja sama terkait teknologi pertambangan yang berkelanjutan dan dekarbonisasi penyediaan energi. Pihaknya juga menyampaikan pengalaman dan keahlian Ceko dalam survei dan pemetaan geologi.
ADVERTISEMENT
Richard menyampaikan Ceko dan Indonesia memiliki kesamaan dalam menghadapi tantangan di bidang penyediaan energi, khususnya terkait dengan net zero emission.
Pada 1990-an, penyediaan energi Ceko hampir seluruhnya dipenuhi dari batubara. Namun dengan adanya komitmen global, Ceko akan menurunkan emisi sebesar 38% dari sektor energi pada tahun 2030 agar dapat mencapai net zero emission pada tahun 2050 bersama-sama dengan negara anggota Uni Eropa lainnya.
Arifin pun menyambut baik tawaran kerja sama Ceko. Tawaran ini sejalan dengan strategi yang telah disiapkannya guna meningkatkan pemanfaatan EBT dan mencapai netral karbon.
Beberapa strategi yang telah disiapkan, seperti pengembangan EBT secara masif, menghentikan pengoperasian pembangkit listrik berbasis batu bara pada 2058, pembangkit listrik gabungan pada tahun 2054.
Menteri ESDM Tegaskan Komitmen RI Capai Netral Karbon ke Menteri Lingkungan Ceko (80513)
searchPerbesar
Petugas melakukan perawatan panel surya di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Pulau Sabira, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Kamis (17/6/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Kemudian, konversi pembangkit listrik tenaga diesel menjadi pembangkit listrik EBT, implementasi Carbon Capture and Storage atau Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCS/CCUS), peningkatkan penggunaan kendaraan listrik pada tahun 2030 (2 juta mobil dan 13 juta sepeda motor) dan interkoneksi transmisi dan pengembangan kelistrikan smart grid.
ADVERTISEMENT
"Sungguh sebuah kerhormatan bagi saya adanya pertemuan bilateral tentang energi dan sumber daya mineral. Kita siap berkolaborasi dengan semua pihak, sektor swasta, untuk mengoptimalkan transisi energi dan menciptakan peluang bisnis pertambangan bernilai tambah di Indonesia," pungkas Arifin.
Dalam kunjungan ini, beberapa perusahaan Ceko yang ikut hadir juga menyampaikan potensi kerja sama di bidang energi dan industri penunjangnya, antara lain pembentukan joint venture untuk industri solar photovoltaic di Indonesia.
Untuk menindaklanjuti berbagai potensi kerja sama baik di tingkat Pemerintah dengan Pemerintah (G-to-G), maupun swasta dengan swasta (B-to-B) dan Pemerintah dengan swasta (G-to-B), Kementerian Perdagangan dan Industri Ceko menawarkan pembentukan Working Group on Mining, Geology and Energy dengan Kementerian ESDM.
Kementerian ESDM menyambut baik wacana ini dan akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan di tingkat teknis.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020