Ilustrasi swab test

MER-C Berkukuh Tak Mau Serahkan Hasil Swab Habib Rizieq ke Satgas COVID-19

30 November 2020 16:11
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
MER-C Berkukuh Tak Mau Serahkan Hasil Swab Habib Rizieq ke Satgas COVID-19 (198222)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Presidium MER-C dr Sarbini Abdul Murad di Polresta Bogor. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
MER-C berkukuh tak mau menyerahkan hasil swab PCR Habib Rizieq Syihab ke Satgas COVID-19 Kota Bogor. Ketua Presidium MER-C dr Sarbini Abdul Murad menyebut hasil pemeriksaan medis adalah privasi pasien.
ADVERTISEMENT
"Ya kita enggak laporkan ke Dinkes, itu masalah pasien. Pasien lapor kita bahwa, ini beliau di rumah sakit posisinya," kata Sarbini usai diperiksa di Polresta Bogor, Senin (30/11).
"Enggak, enggak ada urusan Dinas Kesehatan. Hasil itu dilaporkan ke keluarga. Ini adalah kerahasiaan," tegas Sarbini.
Meski hasil swab Rizieq diperlukan untuk tracing corona dan demi kepentingan umum, MER-C tetap enggan menyerahkannya ke Satgas COVID-19 Kota Bogor. Dia meminta Satgas bertanya langsung ke keluarga Rizieq.
"Ya makanya kita melakukan langkah-langkah yang itu menyelamatkan semuanya. Kita tidak berpikir beliau COVID atau apa, nggak. Tapi sebagai dokter yang dipercaya oleh keluarga, kita melakukan langkah-langkah yang profesional. Tapi kalau misalnya mau tahu hasilnya, gampang, tanya sama keluarga," ujar Sarbini.
MER-C Berkukuh Tak Mau Serahkan Hasil Swab Habib Rizieq ke Satgas COVID-19 (198223)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi swab test. Foto: Shutter Stock
Meski ada sejumlah aturan berkaitan dengan penanggulangan wabah ini, Sarbini menyebut MER-C tetap tak bisa menyerahkan hasil swab Rizieq ke Satgas. Dia menegaskan, MER-C bersikap profesional.
ADVERTISEMENT
"UU iya tapi kita punya protap kan. Tapi UU itu, menuju UU itu ada protapnya, ada cara-caranya. Dan MER-C sudah melakukan langkah-langkah secara profesional," katanya.
MER-C berpedoman pada kode etik kedokteran yang wajib menjaga privasi pasien. "Ya UU ada kode etik kedokteran, ada UU kedokteran, sudah terukur semuanya. Jadi jangan dipaksakan harus ini, harus ini, enggak bisa," sanggahnya.
MER-C atau Medical Emergency Rescue Committee adalah organisasi kemasyarakatan di bidang medis dan kemanusiaan. Lembaga ini didirikan oleh (alm) dokter Joserizal Jurnalis bersama sejumlah mahasiswa UI pada Agustus 1999.
Dua gubernur dipanggil polisi. Mereka dimintai klarifikasi terkait kerumunan dan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di acara yang dihadiri Habib Rizieq. Ikuti perkembangannya dalam collection ini.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten