Mimpi Sang Anak dan Kisah Ditemukannya WN Spanyol Sudah Jadi Tengkorak di Bali

14 Maret 2022 8:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mimpi Sang Anak dan Kisah Ditemukannya WN Spanyol Sudah Jadi Tengkorak di Bali (1691)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Seorang pria berkebangsaan Spanyol Mario LLobet Esteban (76) ditemukan tewas di rumahnya. Jenazah Mario sudah menjadi tengkorak.
ADVERTISEMENT
Polisi belum mengetahui dugaan Mario tewas hingga menjadi tengkorak. Kasi humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus ini.
"Belum diketahui, masih diselidiki (sebab kematian Mario hingga menjadi tengkorak)," kata dia saat dihubungi, Senin (14/3).
Sukadi mengatakan, tengkorak Mario ditemukan di Perum Wisma Nusa Permai, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (13/3) sekitar pukul 09.30 WITA kemarin.
Kasus ini bermula saat anak angkat korban bernama Anang Firdaus (38) yang tinggal di Jember, Jawa Timur, memimpikan Mario. Mario meminta Anang untuk datang bermain ke rumahnya. Sejak tahun 2015, Anang tak pernah berkunjung ke rumah Mario karena pekerjaan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Anak korban sempat mendapat mimpi, di mana di dalam mimpi tersebut, dimintai tolong sama korban untuk sekali-sekali main datang ke rumah untuk menemui korban, namun karena kerjaan baru anak korban belum sempat datang ke rumah korban," kata dia.
ADVERTISEMENT
Anang lalu menghubungi seseorang bernama Purwanto untuk membantu membersihkan rumah Mario. Purwanto lalu ke rumah Mario. Ia kaget karena seluruh rumah dalam keadaan terkunci.
Purwanto akhirnya membuka paksa pintu gerbang Mario. Ia masuk dengan mencongkel jendela dan menemukan tengkorak di kamar Mario. Purwanto lalu melaporkan kasus ini ke Anang dan polisi.
Salah satu tetangga bernama Made Karta mengaku sudah hampir 6 tahun tidak bertemu dengan Mario. Ia menduga Mario sudah pulang ke negaranya.
"Karena memang setiap tahun korban wajib harus pulang ke negaranya untuk memperbaharui visa," kata dia.
Sukadi mengatakan, Mario tinggal di Wisma Nusa Permai sejak tahun 1998. Ia mengontrak rumah milik Bapak Alit Suteja dan tinggal seorang diri. Kini, tengkorak Mario dievakuasi ke RSUP Sanglah.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020