kumparan
9 Jul 2018 23:59 WIB

Misi Penyelamatan Anak-anak di Gua Thailand Dihentikan Sementara

Pencarian Anak yang Terjebak di Gua Thailand (Foto: REUTERS/Tyrone Siu)
Setelah berhasil menyelamatkan delapan anak laki-laki yang terjebak di gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand, misi penyelamatan dihentikan sementara, pada Senin (9/7) malam.
ADVERTISEMENT
Misi penyelamatan dihentikan setelah empat orang bocah yang terjebak di Gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand berhasil dievakuasi pada Senin (9/7) pukul 19.20 waktu setempat.
Mengutip dari BBC, dari penuturan seorang petugas yang membantu proses penyelamatan, kini total ada delapan anak yang berhasil dikeluarkan dari gua. Sedangkan sisanya, yakni empat orang anak laki-laki dan seorang pelatih masih terjebak di dalam gua.
Menteri Dalam Negeri Anupong Paojinda mengatakan kepada media Thailand bahwa keempat anak yang selamat itu dalam kondisi baik.
"Kondisi hari ini sebaik kemarin. Kami siap hari ini, dan kami melakukannya lebih cepat," kata Ketua Tim Penyelamat Narongsak Osottanakorn.
Pencarian Anak yang Terjebak di Gua Thailand (Foto: REUTERS/Tyrone Siu)
Mengutip dari CNN, pada konferensi pers yang digelar pada Senin (9/7), Gubernur Chiang Rai, Narongsak Osotthanakorn, menyebut evakuasi kedua ini melibatkan lebih banyak penyelam.
ADVERTISEMENT
Misi penyelamatan pertama dilakukan pada Minggu (8/7) dan berhasil mengeluarkan empat anak laki-laki. Kemudian, misi penyelamatan tersebut sempat dihentikan selama 10 jam lantaran petugas harus beristirahat dan mengisi persediaan termasuk tangki oksigen dan dilanjutkan kembali pada Senin (9/7) pada pukul 11 siang.
Kini empat anak laki-laki yang berhasil diselamatkan pada misi penyelamatan pertama sedang dalam proses pemulihan di rumah sakit terdekat.
Sebelumnya, 12 anak laki-laki dan seorang pelatih yang tergabung dalam tim sepak bola Wild Boars dikabarkan terjebak di dalam gua Thanm Luang pada 23 Juni 2018.
Hingga kini petugas dan pihak berwajib terus berupaya memberikan anak-anak dan pelatih makanan cair untuk menjaga kondisi tubuh mereka tetap baik selama proses penyelamatan berlangsung.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan