Momen Putin Tersenyum Senang Dikunjungi Jokowi: Kunjungan Pertama Anda ke Moskow

1 Juli 2022 6:54
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Suasana pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia. Foto: kremlin.ru
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia. Foto: kremlin.ru
ADVERTISEMENT
Presiden Rusia Vladimir Putin menerima kunjungan kenegaraan Presiden RI Jokowi di Istana Kremlin, Kamis (30/6) siang waktu Moskow. Putin pun merasa senang atas kunjungan Jokowi yang pertama kalinya ini ke Moskow.
ADVERTISEMENT
"Kami sangat senang menyambut Presiden Republik Indonesia di Kremlin. Ini adalah kunjungan pertama Bapak Jokowi ke Moskow sebagai Presiden. Kami senang Anda ada di sini," ungkap Putin kepada Jokowi dikutip dari keterangan resmi Istana Kremlin, Jumat (1/7).
Jokowi pernah menyambangi Rusia pada 2016 lalu saat KTT Rusia-ASEAN di Kota Sochi. Saat itu, Jokowi juga sempat bertemu secara langsung dengan Putin.
Dalam foto pertemuan Kamis (30/6/2022) yang ditampilkan pada situs resmi Istana Kremlin, en.kremlin.ru, tampak Putin tersenyum kepada Jokowi dan Jokowi tampak membalasnya dengan senyuman yang cukup lebar.
Keduanya duduk di sebuah ruangan mengapit meja kotak kecil. Di atasnya tampak kertas-kertas yang kemungkinan berisi catatan selama diskusi kedua pemimpin tersebut.
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: BPMI-Laily Rachev/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: BPMI-Laily Rachev/Antara Foto
Putin merasa Indonesia adalah salah satu mitra utama di Asia-Pasifik. Hubungan Rusia-Indonesia bersifat konstruktif dan saling menguntungkan, yang terus berkembang atas dasar persahabatan dan bantuan timbal balik yang berlangsung lama.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Mari saya ingatkan bahwa negara kita membantu Indonesia membangun kenegaraan dan memperkuat posisi republik muda di kancah internasional," jelasnya.
Presiden RI Jokowi dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia, pada Kamis (30/6).  Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI Jokowi dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia, pada Kamis (30/6). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Putin menjelaskan pembicaraannya dengan Jokowi dilakukan secara bisnis dan cukup substantif. Pembahasannya mulai dari kerja sama infrastruktur yang sudah terjalin hingga perdagangan dan ekonomi.
"Dengan partisipasi para spesialis, insinyur dan pembangun kami, fasilitas infrastruktur transportasi dan industri besar, stadion, rumah sakit, dan institusi penting lainnya dibangun di Indonesia, banyak di antaranya beroperasi hingga hari ini," paparnya.
"Tentu saja, kami fokus pada kerja sama perdagangan dan ekonomi, yang menunjukkan dinamika positif. Pada 2021, misalnya, perdagangan bilateral tumbuh lebih dari 40 persen, dan naik lebih dari 65 persen dalam lima bulan pertama tahun ini.
ADVERTISEMENT

"Dalam konteks ini, kedua belah pihak menyatakan minatnya untuk meningkatkan kerja Komisi Bersama Rusia-Indonesia untuk Kerja sama Perdagangan, Ekonomi dan Teknik," imbuhnya.

Presiden Jokowi saat bertemu Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi saat bertemu Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
Hal lain yang turut dibahas adalah distribusi pangan, pupuk, dan sumber daya energi dunia yang terganggu akibat sanksi Barat atas invasi Rusia di Ukraina, mengingat Rusia adalah eksportir terbesar. Putin memastikan Rusia siap menjaga keamanan akses ekspor.
"Kami tentu berniat untuk terus memenuhi dengan itikad baik semua kewajiban kontraktual kami untuk pasokan makanan, pupuk, sumber daya energi, dan barang-barang penting lainnya. Dalam konteks ini, kami menganggap penting untuk memulihkan rantai pasokan yang terganggu oleh sanksi," pungkasnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020