Momen SAR Tanya Korban Ponpes Sidoarjo yang Masih Terimpit, Dijawab: Semua Sakit

Bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kota Sidoarjo, Jawa Timur, runtuh pada Senin sore (29/9), menimpa para santri yang sedang salat asar.
Jumlah santri yang tertimbun diperkirakan 140 orang. Sejauh ini 3 orang di antaranya tewas.
Hingga Selasa sore (30/9), evakuasi masih berlangsung.
Terdapat momen Aziz, Anggota Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, berinteraksi dengan 2 korban yang terjepit reruntuhan bangunan.
2 korban yang masih terjepit itu bernama Yusuf dan Haikal.
Pertama, Aziz menanyakan kondisi salah satu korban bernama Yusuf yang masih terjepit di antara beton dan puing-puing.
"Yusuf, umurmu berapa?" tanya Aziz.
"16 tahun," jawab Yusuf.
"Apa yang luka?" tanyanya lagi.
"Tidak ada," ucap Yusuf.
"Tidak ada ya, cuma perut kejepit ya," kata Aziz.
"Iya," jawab Yusuf.
Selanjutnya, Aziz menanyakan kondisi korban lainnya bernama Haikal yang tak jauh dari posisi korban Yusuf.
"Haikal, kamu yang sakit apa, nak?" tanya Aziz.
"Semuanya sakit," jawab Haikal.
"Oke, semangat ya, sabar ya nak ya. Aku Aziz dari Rescue Surabaya. Sabar ya, ini usaha," ucap Aziz.
Setelah itu, Aziz berkomunikasi dengan tim rescue DPKP Surabaya melalui handy talkie. Ia melaporkan kondisi kedua korban yang masih terjepit kepada petugas lainnya.
"Butuh beberapa waktu ya. Ini saya berjalan merayap saja kesulitan," ujarnya.
"Untuk Haikal di arah jam 1 ya. Kurang lebih 2 meter dari jarak saya. Untuk saudara Yusuf arah jam 12 dari saya kurang lebih 4 meter," ujar Aziz.
