Muhadjir: Polri Akan Tertibkan Wisatawan di Lokasi Bencana Gempa Cianjur

1 Desember 2022 18:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menko PMK Muhadjir Effendy Tinjau Penanganan Gempa Cianjur. Foto: Dok. Humas Kemenko PMK
zoom-in-whitePerbesar
Menko PMK Muhadjir Effendy Tinjau Penanganan Gempa Cianjur. Foto: Dok. Humas Kemenko PMK
ADVERTISEMENT
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, Polri akan menertibkan wisatawan yang muncul di beberapa lokasi terdampak gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
Muhadjir mengatakan, wisatawan ini harus ditertibkan karena tidak etis dan mengganggu proses evakuasi yang masih berjalan.
”Dari pihak Polri diminta untuk menertibkan pengunjung di tempat bencana yang tidak diperlukan terutama mereka-mereka yang menjadikan bencana ini setengah wisata,” ujar Muhadjir.
Pernyataan Muhadjir disampaikan dalam konferensi pers usai rakor tingkat menteri tentang penanganan darurat dan pascabencana gempa Cianjur di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (1/12). rakor dihadiri sejumlah pejabat, termasuk unsur Polri.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
”Jadi para wisata bencana nanti akan ditertibkan oleh pihak Polri. Sehingga tidak mengganggu upaya kita untuk melakukan penanganan, mobilisasi peralatan, mobilisasi bantuan suplai logistik dan seterusnya," ucap Muhadjir.
Sejumlah warga tidur di dalam tenda pengungsian korban terdampak gempa di Taman Prawitasari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah warga tidur di dalam tenda pengungsian korban terdampak gempa di Taman Prawitasari, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto
Muhadjir menuturkan, ketika dirinya mengunjungi para pengungsi di Cianjur, Rabu (30/11), ia sudah meminta masyarakat untuk tidak menjadikan lokasi gempa bumi di Cianjur sebagai tempat wisata.
ADVERTISEMENT
Menurutnya, selain mengganggu mobilisasi bantuan atau tugas relawan di lapangan, hal itu juga berpotensi membahayakan keselamatan mereka.
”Jadi saya mohon kesadarannya pada warga yang berminat meninjau lokasi sudah kita hargai minatnya. Tapi sebaiknya untuk menahan diri, tidak ikut ramai-ramai datang ke lokasi karena akan mengganggu mobilisasi bantuan yang akan diberikan,” kata Muhadjir.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020