News
·
15 Agustus 2020 13:30

Mumtaz Rais: Saya Menghormati Pak Nawawi Pomolango

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Mumtaz Rais: Saya Menghormati Pak Nawawi Pomolango (2803)
Mumtaz Rais. Foto: Instagram/@mumtaz.rais
Putra Amien Rais yang juga Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Ahmad Mumtaz Rais angkat bicara terkait cekcoknya dengan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam penerbangan Garuda Indonesia GA 643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta pada Rabu (12/8).
ADVERTISEMENT
Mumtaz menjelaskan persoalan itu sudah terselesaikan. Menurut Mumtaz insiden itu sudah selesai ketika mereka berdua turun dari pesawat Garuda Indonesia.
"Saya pikir ketika sudah turun dari pesawat itu sudah selesai permasalahannya," kata Mumtaz dihubungi wartawan di Yogyakarta, Sabtu (15/8).
Terlepas dari itu semua, Mumtaz mengaku sangat menghormati Nawawi Pomolango. Menurutnya Nawawi adalah seniornya yang begitu berkompeten di bidangnnya.
"Alhamdulillah saya dengan Pak Nawawi sudah sering komunikasi dan luar biasa di antara kita saling menghargai, menghormati, dan menaruh respect terhadap beliau karena bagaimanapun beliau lebih senior saya lebih muda," ujarnya.
Terkait peristiwa itu, Mumtaz juga telah berkontak dengan Nawawi. Tak hanya maaf-maafan keduanya juga telah ngobrol banyak hal.
"Bukan cuma maaf-maafan, malah sudah ngobrolin yang lain politik, hukum, agama, sudah cair," katanya.
ADVERTISEMENT
Insidem cekcok Mumtaz dengan Nawawi ini juga lantaran kesalahpahaman. Nawawi mengira Mumtaz tengah cekcok dengan pramugari. Padahal menurut Mumtaz hal itu tidak terjadi dia tidak ada masalahndengan awak kabin.
"Yang ada memang terjadi kesalahpahaman antara bapak Nawawi sama saya. Ini personal antara penumpang dan penumpamg. Saya tidak menyalahkan Pak Nawawi. Mungkin pak Nawawi nggak mendengar pembicaraan saya dengan pramugari. Mungkin beliau punya tebak-tebakkan alau saya sama pramugari lagi eyel-eyelan (cekcok). Padahal pramugari justru menyarankan untuk di depan lebih jelas suaranya karena lagi refueling," ujarnya.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)