News
·
22 September 2020 12:48

Nadiem: Corona, Pembelajaran dengan Teknologi Informasi Makin Lumrah

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Nadiem: Corona, Pembelajaran dengan Teknologi Informasi Makin Lumrah (9471)
Mendikbud Nadiem Makarim saat melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR RI. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
Mendikbud Nadiem Makarim menilai bahwa pandemi corona mengubah perspektif berbagai hal termasuk dunia pendidikan. Akibat pandemi corona yang berkepanjangan, Nadiem menilai kini sudah menjadi hal yang wajar bagi setiap institusi pendidikan untuk menyelenggarakan pendidikan jarak jauh atau e-learning.
ADVERTISEMENT
Hal itu dilakukan untuk memastikan sistem pendidikan dapat terus berjalan meski dalam situasi pandemi corona.
"Saat ini dunia dihadapkan pada situasi yang tidak normal, semua terpaksa beradaptasi dengan cepat termasuk dunia pendidikan. Ketangguhan para pendidik dan pelajar memungkinkan pendidikan tetap berlangsung. Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi menjadi semakin lumrah," ujar Nadiem saat menghadiri acara peresmian Universitas Siber Asia (UNSIA) secara daring, Selasa (22/9).
Meski tak semudah pembelajaran secara tatap muka, menurut Nadiem, situasi tersebut tak menyurutkan semangat para pendidik dan pelajar. Menurut dia, pembelajaran jarak jauh (PJJ) bisa menjadi sarana yang baik bagi para pelajar untuk mengembangkan soft skill yang mungkin selama ini mereka miliki.
"Belajar secara daring mendorong terciptanya inisiatif dan independensi. Para mahasiswa dan dosen menjadi semakin terpacu mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran," ucap Nadiem.
Nadiem: Corona, Pembelajaran dengan Teknologi Informasi Makin Lumrah (9472)
Ilustrasi mahasiswa. Foto: Dok. Freepik
"Interaksi antara dosen dan mahasiswa pun menjadi semakin maksimal tanpa dibatasi ruang fisik," sambungnya.
ADVERTISEMENT
Nadiem pun mengapresiasi hadirnya UNSIA sebagai penyelenggara pendidikan tinggi yang seluruh kegiatan pendidikannya murni digelar secara daring. Tak hanya berbeda dengan Universitas lain, Nadiem berharap sistem pendidikan yang berlaku di UNSIA dapat jadi solusi bagi para mahasiswa di Indonesia.
"Tidak hanya membangun hard skills tetapi juga soft skills mahasiswanya. Itulah tantangan dari pembelajaran yang sepenuhnya daring yaitu bagaimana mencetak sarjana yang kompeten dan unggul secara holistik," ungkap Nadiem.
"Saya berharap UNSIA dapat selalu bergotong-royong menyiapkan SDM unggul melalui kerjasama dengan perguruan tinggi unggul di dalam maupun luar negeri serta dunia usaha dan dunia industri," kata Nadiem.