kumparan
20 Feb 2019 18:22 WIB

NasDem Percaya Diri Tak Ada Caleg Koruptor: Kami Ingin Jadi Role Model

Ketua DPP NasDem Willy Aditya Foto: Facebook/Willy Aditya
Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, mengaku tak kaget atas penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait calon legislatif (caleg) eks koruptor. NasDem bersih dari caleg eks koruptor. Menurutnya, memang sejak awal NasDem berkomitmen menggerakkan perubahan.
ADVERTISEMENT
"NasDem ingin menjadi role model partai modern yang berintegritas dan transparan," kata Willy ketika dihubungi, Rabu (20/2).
Willy menambahkan, proses seleksi caleg yang ketat menggambarkan realisasi NasDem memerangi korupsi dari hulu. Sebab pihaknya ingin partai kembali memperoleh kepercayaan rakyat.
Sebab, menurut Willy, selama ini banyak kasus korupsi melibatkan kader partai dan hal itu menggerus kepercayaan masyarakat. NasDem ingin stigma negatif kepada partai politik itu perlahan membaik.
"Jadi (komitmen) tidak hanya di bibir dan berhenti di secarik kertas," sebut Willy.
Willy menjelaskan, NasDem menetapkan standar tinggi dalam proses seleksi caleg. Mereka yang pernah mencuri uang negara, dipastikan tak akan lolos. Hal ini penting mengembalikan kepercayaan publik pada partai.
Soal jaminan di kemudian hari kader NasDem yang jadi caleg tak korupsi, Willy tak bisa menjamin, sebab alamiahnya manusia juga memiliki hawa nafsu.
ADVERTISEMENT
Atas dasar itu, Willy menegaskan, tugas partai adalah membangun mekanisme yang ketat dalam kandidasi, pakta integritas dan hukuman yang keras tanpa ampun kepada mereka yang melanggar.
"Itu adalah upaya optimal yang dibangun oleh NasDem," tandas Willy.
Sebelumnya, KPU mengumumkan 32 daftar caleg mantan narapidana korupsi tambahan, setelah merilis 49 daftar lebih dulu. Dari data tersebut, ternyata hanya PSI dan NasDem yang tidak mempunyai caleg mantan napi korupsi.
Padahal, di data sebelumnya ada PPP dan PKB yang juga tak mengusung caleg eks koruptor. Namun dikoreksi dalam data tambahan.
"Penambahan itu terdiri dari 7 orang untuk caleg DPRD Provinsi dan 25 orang untuk caleg DPRD kabupaten kota. Tapi tidak ada penambahan untuk caleg DPD. Kemudian untuk PSI nihil dan NasDem tidak ada penambahan," kata Komisiomer KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan