kumparan
6 Januari 2020 23:02

Novel Tepis Motif Penyerang Masalah Pribadi: Tak Pernah Ketemu Pelaku

Novel Baswedan, Polda Metro Jaya
Penyidik Senior KPK Novel Baswedan meninggalkan ruang penyidikan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/1). Foto: ANTARA FOTO/Gaih Pradipta
Penyidik KPK Novel Baswedan tak yakin penyerangan terhadap dirinya dengan air keras oleh dua tersangka, RM dan RB, karena masalah personal.
ADVERTISEMENT
Usai menjalani pemeriksaan selama hampir 10 jam di Polda Metro Jaya, Novel menegaskan ke penyidik bahwa ia tak kenal dengan RM dan RB yang berstatus polisi aktif.
“Saya pastikan tidak mungkin (masalah personal). Saya tidak kenal, tidak pernah bertemu (pelaku), tidak terkait apa pun dengan orang yang disebut sekarang ini sebagai tersangka,” ucap Novel di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/1).
“Tentunya enggak masuk akal apabila itu adalah urusan personal,” imbuhnya.
Novel Baswedan
Novel Baswedan memberikan keterangan pers terkait penyelidikan kasus dirinya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/7). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Kepada penyidik, Novel juga menyatakan tidak berkaitan langsung dengan tugas-tugasnya sebagai penyidik KPK terhadap kedua tersangka.
“Dan saya pastikan dan hampir bisa memastikan dengan fakta-fakta yang saya sampaikan dalam proses pemeriksaan tadi. Bahwa ini terkait dengan tugas-tugas saya dalam rangka memberantas korupsi,” ucap Novel.
Dua tersangka penyiraman Novel Baswedan
RB, pelaku penyiraman air keras terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan dibawa petugas saat tiba di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, Sabtu (28/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Polisi sebelumnya mengungkapkan motif kedua pelaku menyerang Novel karena rasa tidak suka. Pelaku juga menganggap Novel sebagai pengkhianat.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, Novel juga kurang yakin motif pelakunya hanya karena dendam pribadi semata.
"Saya seharusnya mengapresiasi kerja Polri, tapi keterlaluan bila disebut bahwa penyerangan hanya sebagai dendam pribadi sendiri dan tidak terkait dengan hal lain, apakah itu tidak lucu dan aneh?" ungkap Novel, Sabtu (28/12/2019).
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan