News
·
3 Mei 2018 15:44

Orang Tua Korban Sembako Maut Diminta Laporkan 'Uang Tutup Mulut'

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Orang Tua Korban Sembako Maut Diminta Laporkan 'Uang Tutup Mulut' (125385)
Kombes Pol Argo Yuwono. (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
Polda Metro Jaya belum mendapat informasi soal adanya uang yang diberikan sekelompok orang kepada orang tua korban tewas akibat insiden bagi-bagi sembako di Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono meminta orang tua dari dua anak yang meninggal itu melaporkan pemberian uang tersebut. Apalagi jika orang tua korban menduga uang diberikan agar masalah itu tidak diperpanjang.
"Silakan laporkan (soal bagi uang), nanti akan kita selidiki," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (3/5).
Adanya pemberian uang diduga bertujuan agar orang tua korban insiden bagi-bagi sembako di Monas tidak menceritakan kronologi tewasnya anak mereka pada Sabtu (28/4).
Pemberian itu diungkap Komariah, ibu dari korban yang bernama Aditya Rizki, selepas melaporkan peristiwa yang menewaskan anaknya di Bareskrim Polri, Rabu (2/5). Menurut Komariah, uang sebesar Rp 5 juta itu diberikan sekelompok orang yang menamakan diri Relawan Merah Putih.
Orang Tua Korban Sembako Maut Diminta Laporkan 'Uang Tutup Mulut' (125386)
bu Komariyah dan kuasa hukum di Bareskrim. (Foto: Andreas Ricky Febrian/kumparan)
Sementara terkait acara bagi-bagi sembako itu, Argo memastikan polisi akan mengusut tuntas kasus itu. Seluruh pihak yang terlibat akan dipanggil untuk diminta klarifikasinya.
ADVERTISEMENT
"Semua kita minta klarifikasinya biar semua jelas. Penyidikan kasus ini dimulai dari awal dengan tim gabungan Polda Polres Jakpus dan Polsek Gambir," pungkas Argo.