News
·
30 Maret 2021 17:11

Otak Pencurian Rumah Mewah di Kedoya Incar Target Berspanduk 'Dijual'

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Otak Pencurian Rumah Mewah di Kedoya Incar Target Berspanduk 'Dijual' (380190)
Ilustrasi Pencuri Masuk Dari Jendela Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
Polisi telah menangkap A alias Ari, otak pencurian rumah mewah di Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Robinson Manurung mengatakan pelaku sudah memantau rumah tersebut sejak dua hari sebelum mulai menguras habis isinya.
ADVERTISEMENT
Tulisan rumah 'dijual' yang tertempel tersebut meyakinkan Ari bahwa rumah itu kosong.
"Dia lewat lihat spanduk tulisan 'rumah dijual'. Terus dia intip dari luar dan loncat pagar ke dalam," kata Robinson saat dikonfirmasi, Selasa (30/3).
Ari pertama kali masuk ke rumah itu pada 20 Februari 2021 setelah 2 hari memantau rumah tersebut. Saat itu ia hanya mengambil barang-barang yang berukuran kecil untuk dibawa pergi.
"Dia masuk, nemu kunci dan gembok terus diganti sama dia. Barulah beberapa barang dibawa sama dia yang ringan. Baru ditawarkan ke Herman," kata Robinson.
Herman adalah tersangka penadahan dalam kasus ini. Polisi telah menangkapnya. Herman lalu meminta 4 pekerja lainnya untuk membongkar isi rumah dengan alasan mendapat proyek pembongkaran rumah.
ADVERTISEMENT
Dalam penyelidikan awal, polisi menangkap 5 orang dalam kasus ini. Mereka masih berstatus saksi. Setelah Ari ditangkap, polisi juga menetapkan Herman, bagian dari 5 orang yang ditangkap lebih dulu sebagai tersangka.
Robinson mengatakan pencurian itu yang pertama dilakukan oleh Ari. Atas perbuatannya Ari dijerat Pasal 363 KUHP.