News
·
19 Oktober 2020 11:28

PA 212: Habib Rizieq Umumkan Sendiri Kepulangannya, Semoga Bulan Maulid

Konten ini diproduksi oleh kumparan
PA 212: Habib Rizieq Umumkan Sendiri Kepulangannya, Semoga Bulan Maulid (109292)
Rizieq Shihab. Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Kabar kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia selalu menghebohkan publik. Rencana kepulangan tersebut pertama kali disampaikan Ketua Umum FPI KH. Ahmad Sobri Lubis saat demo tolak Omnibus Law di Patung Kuda, Selasa (13/10).
ADVERTISEMENT
Namun tidak dijelaskan kapan Rizieq akan tiba Indonesia. Hal itu pun membuat masyarakat terutama yang kontra meragukan kabar kepulangan tersebut.
PA 212: Habib Rizieq Umumkan Sendiri Kepulangannya, Semoga Bulan Maulid (109293)
Bendera bergambar Habib Rizieq Shihab dibawa peserta Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Senin (2/12). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, Rizieq pulang ke Indonesia pada bulan maulid. Bulan maulid identik dengan bulan Rabiul Awal yang menjadi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pada 2020, 1 Rabiul Awal jatuh pada 18 Oktober 2020.
“Jadi kepastian beliau pulang ke Indonesia akan diumumkan langsung oleh beliau. Mudah-mudahan bulan Maulid ini bisa kumpul bersama, berjuang bersama Umat Islam,” kata Slamet dalam tayang Youtube Front FPI, Senin (19/10).
kumparan sudah meminta izin Slamet untuk mengutip pernyataan lewat youtube.
Slamet menuturkan, saat ini Rizieq masih mengurus proses administrasi seperi pembelian tiket. Ia pun berharap umat Islam mendoakan Imam Besar FPI tersebut.
“Jadi ketika reuni sudah ada di tengah-tengah Umat. Mudah-mudahan proses administrasi pembelian tiketnya cepat selesai. Mudah-mudahan bulan Maulid bisa kumpul bersama,” ujar Slamet.
PA 212: Habib Rizieq Umumkan Sendiri Kepulangannya, Semoga Bulan Maulid (109294)
Pengumuman kepulangan Habib Rizieq dari FPI. Foto: Dok. Istimewa
Menurut Slamet, usai kabar kepulangan Rizieq beredar, banyak upaya pencekalan dilakukan. Salah satunya dari pemerintah Indonesia lewat duta besar untuk Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
“Justru duta besar Indonesia untuk Arab Saudi yang pernah ditayangkan salah satu stasiun TV mengatakan persoalannya datang dari dalam negeri sendiri. Berarti ada oknum-oknum, intelijen hitam yang bermain,” tandasnya.