News
·
10 November 2019 17:53

Paloh Bantah Rio Capella soal NasDem Melenceng: Alangkah Bodohnya Saya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Paloh Bantah Rio Capella soal NasDem Melenceng: Alangkah Bodohnya Saya (135838)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan pidato pada Kongres II Partai NasDem, Jakarta, Jumat (8/11/2019). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Mantan Sekjen NasDem Patrice Rio Capella mengatakan bekas partainya itu telah melenceng dari tujuan awal. Ia bahkan menyebut partai yang dipimpin Surya Paloh itu seperti restoran politik yang kerap menggoreng kepentingan politik untuk kelompok tertentu di dalam Partai NasDem.
ADVERTISEMENT
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membantah keras Patrice. Menurut Paloh, jika NasDem memang melenceng dari tujuan awal maka partai ini tidak akan mendapat tempat di masyarakat.
"Enggak ada. Kita serahkan kepada masyarakat. Saya pikir langsung, masyarakat akan lari itu (kalau terjadi). Enggak ada tempat bagi NasDem kalau dia inkonsisten," kata Paloh usai membuka pasar restorasi di sela Kongres NasDem di Ji Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/11).
Paloh menyebut, kader atau masyarakat pasti sudah meninggalkan NasDem jika benar partai ini telah melenceng dari tujuan awal. Ia pun pasti tidak akan membuang waktu tenaga membesarkan partai jika sudah melenceng jauh dari tujuan dan cita-cita awal.
Paloh Bantah Rio Capella soal NasDem Melenceng: Alangkah Bodohnya Saya (135839)
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (ketiga kiri) di Kongres NasDem hari kedua, Sabtu (9/11/2019). Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
"Dan alangkah bodohnya saya sebagai pendiri dan ketua umum partai ini, membuang waktu, tenaga, pikiran, energi yang saya miliki tanpa ambisi untuk kekuasaan formal yang ingin saya capai, kalau bukan hanya niat baik semata-mata. Untuk apa lagi?" kata Paloh.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya Capella dalam sebuah konferensi pers menilai saat ini NasDem bukan lagi partai yang memperjuangkan hak rakyat. Namun, partai yang dipimpin oleh Surya Paloh ini lebih seperti sebuah restoran politik.
"Partai NasDem yang awalnya mengusung salam perubahan restorasi Indonesia, sekarang ini sudah benar-benar berubah jadi restoran politik," kata Patrice di sebuah restoran di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (10/11).
"Partai NasDem kini sudah berubah jadi restoran politik tempatnya masak memasak, goreng menggoreng kepentingan politik yang bukan untuk perjuangkan kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik partai. Tapi kepentingan kelompok tertentu di internal partai NasDem," sambung dia.