kumparan
3 Juni 2018 19:45

Para Pelaku Pungli di Thamrin City Lakukan Aksinya dengan Terorganisir

Pelaku pemerasan di Mal Thamrin City (COV)
Pelaku pemerasan di Mal Thamrin City (Foto: Dok: Polsek Tanah Abang)
Polisi menangkap sejumlah orang yang biasa melakukan pungutan liar (pungli) di sekitar Mal Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6) lalu. Dalam melakukan aksinya, mereka menggunakan modus kupon kontribusi lingkungan yang dibuat sendiri.
ADVERTISEMENT
"Total ada sebanyak tujuh orang yang kita tangkap kemarin," kata Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono kepada kumparan, Minggu (3/6).
Lukman menambahkan, para pelaku pungli di Mal Thamrin City, melakukan aksinya secara berkelompok. Selain itu, mereka bisa dikatakan cukup terorganisir dalam melakukan aksinya.
"Jadi disana ada tiga kelompok, ada kelompok anak-anak Betawi, kelompok anak-anak Papua dan sebagainya. Satu kelompok itu isinya bisa sampai 20 orang," ucap Lukman.
"Mereka juga (pelaku pungli) selama di sana menggunakan sistem aplusan ya, semacam shift-shiftan setiap dua jam sekali. Jadi begitu ada informasi tujuh orang ini ditangkap, yang lain udah tahu dan sampai sekarang belum nongol lagi," tambahnya.
Lebih lanjut, Lukman mengakui polisi cukup kesulitan dalam melakukan penindakan kepada para pelaku pungli itu. Sebab, selama ini tidak ada masyarakat yang melapor kepada polisi.
ADVERTISEMENT
"Karena selama ini korban tidak pernah melaporkan kepada kami. Kita kan tidak bisa langsung bertindak tanpa adanya laporan," ujar Lukman.
Barang bukti pemerasan  (NOTCOV)
Barang bukti pemerasan di Mal Thamrin City (Foto: Dok: Polsek Tanah Abang)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan