Parlemen Thailand Pilih PM Baru pada 13 Juli 2023

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana parlemen selama mosi tidak percaya ke-4 di parlemen di Bangkok, Thailand, 23 Juli 2022. Foto: Chalinee Thirasupa/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Suasana parlemen selama mosi tidak percaya ke-4 di parlemen di Bangkok, Thailand, 23 Juli 2022. Foto: Chalinee Thirasupa/REUTERS

Parlemen Thailand akan memilih perdana menteri baru pada 13 Juli 2023 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Ketua Parlemen Wan Muhammad Noor Matha pada Rabu (5/7).

Pengumuman disampaikan sehari setelah Wan Noor terpilih jadi pemimpin parlemen. Jabatan itu sangat penting karena memiliki wewenang mengumpulkan anggota parlemen untuk memilih pm baru.

Thailand baru saja menggelar pemilu pada Mei 2023. Pemenang pemilu adalah Partai Move Forward dan Pheu Thai. Mereka mengalahkan rival konservatif.

Pemimpin partai Move Forward dan kandidat perdana menteri, Pita Limjaroenrat, menghadiri konferensi pers setelah pemilihan umum di markas partai di Bangkok, Thailand, Senin (15/5/2023). Foto: Athit Perawongmetha/Reuters

Bersama enam partai lainnya, Move Forward dan Pheu Thai mengajukan Pita Limjaroenrat. Ia adalah pemimpin Move Forward dan lulusan AS.

Meski demikian, Pita dan koalisinya baru mendapat dukungan pasti sebanyak 312 kursi. Butuh 376 kursi untuk menduduki jabatan PM.

Diprediksi Pita dan koalisinya tidak akan mudah mendapat dukungan. Lantaran senat di parlemen Thailand dikuasai militer yang merupakan rival utama koalisi Pita.