kumparan
24 Juli 2018 15:56

PDIP: TGB Akan Masuk Tim Kampanye Jokowi di 2019

Muhammad Zainul Majdi, Tuan Guru Bajang (TGB)
Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang, saat mengunjungi kantor kumparan, Jakarta. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)
Keputusan mengejutkan datang dari Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi yang secara resmi mundur dari Partai Demokrat di detik-detik jelang pendaftaran capres-cawapres 2019. Tak ingin melewatkan hal tersebut, PDIP berniat menjadikan TGB sebagai salah satu tim kampanye Jokowi di Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, nantinya TGB diproyeksikan masuk dalam tim kampanye khusus untuk memperkuat basis-basis pemenangan Jokowi di daerah.
"Ya tentu saja beliau kan sudah memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. Mereka yang telah satu napas kepemimpinan, memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. tentu kita akan ajak sama-sama dalam memimpin tim kampanye yang begitu besar. Diperlukan juga tanggung jawab di daerah untuk memnangkan Pak Jokowi," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Imam Bonjol, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).
Namun PDIP belum mau bicara soal posisi apa yang ditawarkan kepada TGB dalam tim kampanye Jokowi. Rencananya PDIP terlebih dulu akan mengajak TGB berdialog dan berdiskusi terkait rencana tersebut.
ADVERTISEMENT
"Kami akan terus mencari titik temu, karena PDIP adalah rumah perjuangan Indonesia raya, sehingga mereka-mereka yang menyatakan diri sebagai bangsa Indonesia kami berdialog tanpa ada prejudice terhadap apa pun pilihannya," tambahnya.
Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP saat Bawaslu lakukan sosialisasi pengawasan pencalonan Pileg dan Pilpres 2019 untuk PDIP di Kantor DPP PDIP. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)
Bagi PDIP sendiri dukungan TGB ke Jokowi adalah semangat baru dan dengan demikian membuat peluang TGB bergabung ke PDIP semakin terbuka lebar.
"TGB yang memberikan dukungan untuk Pak Jokowi ini merupakan angin segar, merupakan hal yang sangat positif dan akan memperkuat kepemimpinan Pak Jokowi karena beliau juga sangat paham kepemimpinan Pak Jokowi yang sangat memperhatikan daerah-daerah tertinggal tersebut," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan